Matahari Memiliki Detak Jantung Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Jum'at, 31 Mei 2024 - 17:49 WIB
loading...
Matahari Memiliki Detak...
Matahari Memiliki Detak Jantung Misterius. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Detak jantung Matahari adalah fenomena kompleks dengan irama yang beragam, berdenyut dengan cara berbeda dalam periodisitas yang berbeda.

BACA JUGA - China Nyalakan Matahari Buatan, Panasnya 10 Kali Matahari Sungguhan

Seperti dilansir dari Science Alerrt, para ilmuwan masih belum memahami sepenuhnya apa yang mendorong detak jantung ini, namun temuan baru memperkuat hubungannya dengan planet-planet di Tata Surya.

Menurut penelitian terbaru, siklus aktivitas Matahari selama 11 tahun, yang dikenal sebagai siklus Schwabe, setidaknya sebagian dapat dijelaskan oleh interaksi gravitasi antara Matahari dan Venus, Bumi, dan Jupiter.

Kemungkinan besar ada faktor lain yang turut berperan. Namun, hipotesis planet yang sebelumnya kontroversial ini terbukti terlalu selaras dengan siklus Schwabe untuk diabaikan, menurut tim peneliti di balik penelitian baru ini, yang dipimpin oleh Frank Stefani, seorang fisikawan di Helmholtz-Zentrum Dresden-Rossendorf di Jerman.

Penelitian mereka menunjukkan bahwa aktivitas Matahari didorong terutama oleh faktor internal, namun pengaruh eksternal dari planet-planet mungkin juga berperan.

"Anda bisa menganggapnya seperti dinamo raksasa," kata Stefani.

"Dinamo ini menghasilkan siklus aktivitas sekitar 11 tahun, dan kami pikir pengaruh planet-planet kemudian mengintervensi cara kerja dinamo ini, memberikan dorongan kecil berulang kali dan memaksakan ritme stabil 11,07 tahun yang luar biasa pada Matahari."

Penelitian ini merupakan langkah penting dalam memahami siklus Matahari dan bagaimana pengaruhnya terhadap Bumi. Dengan mempelajari detak jantung Matahari, para ilmuwan dapat lebih memprediksi aktivitas Matahari di masa depan, yang penting untuk melindungi infrastruktur di Bumi dari kerusakan akibat badai matahari.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
Fenomena Alam Cincin...
Fenomena Alam Cincin Hitam Muncul di Langit Disneyland
NASA Deteksi Semburan...
NASA Deteksi Semburan Flare Matahari Kembali Normal
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
BMKG Prediksi Panas...
BMKG Prediksi Panas Ekstrem di Jakarta dan Wilayah Lain Reda Awal November
Sore Ini Matahari Tepat...
Sore Ini Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Cek Arah Kiblat!
Rekomendasi
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved