Buru Benda Misterius, AS Awasi Pesawat Ruang Angkasa China
Jum'at, 31 Mei 2024 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
China meluncurkan pesawat itu satu hari setelah Amerika Serikat membatalkan penerbangan pesawat mata-matanya pada 14 Desember 2023 lalu. Kepala Angkatan Luar Angkasa AS mengatakan bahwa ini bukan suatu kebetulan. “Mungkin bukan suatu kebetulan bahwa mereka mencoba menyamai kita dalam hal waktu dan urutan kejadian ini,” kata Jenderal Chance Saltzman, Kepala Operasi Angkatan Luar Angkasa.
China selama ini tetap merahasiakan keberadaan pesawat luar angkasanya. Mereka berdalih bahwa pesawat bertugas memberikan dukungan teknis untuk kepentingan ruang angkasa secara damai. “Setelah beroperasi di orbit selama jangka waktu tertentu, pesawat ruang angkasa eksperimental akan kembali ke lokasi pendaratan yang ditentukan di China,” tulis media pemerintah China, Xinhuanet.
Selama beberapa periode, pesawat tadi akan memverifikasi teknologi yang dapat digunakan kembali serta melakukan eksperimen sains luar angkasa sesuai rencana.
Baca Juga: China Luncurkan Satelit Komunikasi Militer Taktis
Astronom Scott Tilley yang sedang melacak pesawat luar angkasa ketika enam benda tersebut terlempar mencermati sinyalnya dipancarkan ke Amerika Utara. Sinyal tersebut kemungkinan besar menargetkan stasiun bumi atau kapal yang berada di dekat British Columbia, Kanada.
China selama ini tetap merahasiakan keberadaan pesawat luar angkasanya. Mereka berdalih bahwa pesawat bertugas memberikan dukungan teknis untuk kepentingan ruang angkasa secara damai. “Setelah beroperasi di orbit selama jangka waktu tertentu, pesawat ruang angkasa eksperimental akan kembali ke lokasi pendaratan yang ditentukan di China,” tulis media pemerintah China, Xinhuanet.
Selama beberapa periode, pesawat tadi akan memverifikasi teknologi yang dapat digunakan kembali serta melakukan eksperimen sains luar angkasa sesuai rencana.
Baca Juga: China Luncurkan Satelit Komunikasi Militer Taktis
Astronom Scott Tilley yang sedang melacak pesawat luar angkasa ketika enam benda tersebut terlempar mencermati sinyalnya dipancarkan ke Amerika Utara. Sinyal tersebut kemungkinan besar menargetkan stasiun bumi atau kapal yang berada di dekat British Columbia, Kanada.
Lihat Juga :