Aurora Terbesar Muncul, Pecahkan Rekor 500 Tahun
Senin, 27 Mei 2024 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Badai geomagnetik yang terjadi selanjutnya sebagian besar diklasifikasikan sebagai G4 atau level tertinggi kedua dari badai geomagnetik. Namun, secara singkat mencapai level G5 atau ekstrem menyamai peristiwa Carrington pada 1859.
Saat itu terjadi badai matahari terkuat yang pernah tercatat hingga menciptakan aurora hingga ke selatan Kuba dan Hawaii. Peristiwa ini pertama kalinya sejak badai Halloween yang kuat pada 2003 sehingga Bumi mengalami kondisi ekstrem.
Namun, badai kuat ini tidak menyebabkan masalah besar di Bumi selain beberapa gangguan sementara pada satelit dan komunikasi. Namun, itu memang memberi para pengamat aurora berwarna-warni yang memukau di sebagian besar langit.
Seiring melemahnya magnetosfer, radiasi matahari membanjiri atmosfer atas, membuat molekul gas dan menciptakan aurora. NASA menggambarkannya sebagai salah satu tampilan aurora terkuat yang pernah tercatat dalam 500 tahun terakhir.
Baca Juga: 5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Saat itu terjadi badai matahari terkuat yang pernah tercatat hingga menciptakan aurora hingga ke selatan Kuba dan Hawaii. Peristiwa ini pertama kalinya sejak badai Halloween yang kuat pada 2003 sehingga Bumi mengalami kondisi ekstrem.
Namun, badai kuat ini tidak menyebabkan masalah besar di Bumi selain beberapa gangguan sementara pada satelit dan komunikasi. Namun, itu memang memberi para pengamat aurora berwarna-warni yang memukau di sebagian besar langit.
Seiring melemahnya magnetosfer, radiasi matahari membanjiri atmosfer atas, membuat molekul gas dan menciptakan aurora. NASA menggambarkannya sebagai salah satu tampilan aurora terkuat yang pernah tercatat dalam 500 tahun terakhir.
Baca Juga: 5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Lihat Juga :