Meta dan Microsoft Digugat Keluarga Korban Penembakan Texas

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:16 WIB
loading...
Meta dan Microsoft Digugat...
Meta dan Microsoft Digugat. FOTO/ DAILY
A A A
TEXAS - Keluarga korban penembakan sekolah dasar di Uvalde, Texas, pada 2022 melayangkan dua gugatan hukum pada Jumat (24/5) terhadap Meta, perusahaan game Activision Blizzard dan perusahaan induknya Microsoft; serta produsen senjata api Daniel Defense.

BACA JUGA - Satu Sandera di Sinagoga Texas Dibebaskan

Dalam gugatannya, keluarga korban mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut bekerja sama untuk memasarkan senjata berbahaya kepada remaja yang rentan dipengaruhi seperti Penembak Uvalde.

Bersama-sama, gugatan terkait hilangnya nyawa manusia akibat perbuatan melawan hukum itu menyatakan bahwa Daniel Defense, produsen senjata yang berbasis di Georgia, menggunakan Instagram dan gim video peperangan "Call of Duty" buatan Activision untuk memasarkan senapan serbu kepada remaja laki-laki.

Sedangkan alasan untuk menggugat Meta dan Microsoft karena kedua perusahaan teknologi itu dianggap memfasilitasi strategi tersebut dengan lemahnya pengawasan dan tidak memperhatikan konsekuensinya.

Seperti dilansir dari The New York Time, Minggu (26/4/2024), Meta, Microsoft dan Daniel Defense tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari gugatan.

Dalam salah satu penembakan masal di sekolah paling mematikan dalam sejarah, 19 anak dan dua guru tewas pada 24 Mei 2022, ketika seorang pria bersenjata berusia 18 tahun bersenjatakan senapan Daniel Defense memasuki Sekolah Dasar Robb.

Pelaku membarikade dirinya di dalam ruang kelas yang bersebelahan dengan puluhan orang. siswa.

Kedua gugatan tersebut diajukan pada peringatan dua tahun pembantaian tersebut oleh Koskoff Koskoff & Bieder. Firma hukum itu berhasil mencapai penyelesaian klaim senilai USD73 juta dengan produsen senapan Remington pada 2022 atas nama keluarga anak-anak yang terbunuh dalam penembakan massal di Sekolah Dasar Sandy Hook, Connecticut pada 2012.

Gugatan pertama, yang diajukan di Pengadilan Tinggi Los Angeles, menuduh Instagram memberikan "saluran tanpa pengawasan kepada produsen senjata untuk berbicara langsung dengan anak di bawah umur, di rumah mereka, di sekolah, bahkan di tengah malam," dengan hanya pengawasan yang minim.

Akibatnya, menurut pengaduan tersebut, pelaku menjadi berambisi untuk mendapatkan senjata yang sama dan menggunakannya untuk melakukan pembunuhan, meskipun dia sebelumnya belum pernah menembakkan senjata dalam kehidupan nyata.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved