Flyby Europa NASA Deteksi Sesuatu Bergerak di Bawah Es
Minggu, 19 Mei 2024 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Europa adalah objek paling halus di Tata Surya, berkat permukaannya yang terus didorong oleh lautan di dalamnya.
Namun, bukan berarti datar, dan Juno melihat beberapa depresi berdinding curam selebar 20 hingga 50 kilometer (12 hingga 31 mil) dan pola retakan yang dianggap sebagai indikasi "pengembaraan kutub yang sebenarnya".
"Pengembaraan kutub yang sebenarnya terjadi jika cangkang es Europa dipisahkan dari bagian dalamnya yang berbatu, sehingga mengakibatkan tingkat tekanan yang tinggi pada cangkang, yang mengarah pada pola retakan yang dapat diprediksi," kata Dr Candy Hansen dari Planetary Science Institute dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari IFL Sceience.
Namun, bukan berarti datar, dan Juno melihat beberapa depresi berdinding curam selebar 20 hingga 50 kilometer (12 hingga 31 mil) dan pola retakan yang dianggap sebagai indikasi "pengembaraan kutub yang sebenarnya".
"Pengembaraan kutub yang sebenarnya terjadi jika cangkang es Europa dipisahkan dari bagian dalamnya yang berbatu, sehingga mengakibatkan tingkat tekanan yang tinggi pada cangkang, yang mengarah pada pola retakan yang dapat diprediksi," kata Dr Candy Hansen dari Planetary Science Institute dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari IFL Sceience.
(wbs)
Lihat Juga :