Tujuan Asli Monolit Hattusa yang Misterius Masih Menjadi Teka-teki
Kamis, 16 Mei 2024 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
"Batu hijau ini sangat berbeda dari batu lain di situs arkeologi ini dan itulah yang membuatnya menarik," kata arkeolog Andreas Schachner kepada Anadolu Agency pada tahun 2019.
"Batu ini adalah serpentinit atau nefrit (giok), batu yang dapat ditemukan di daerah tersebut. Ini bukan batu yang istimewa, tetapi sungguh luar biasa bahwa batu ini diawetkan secara monolitik."
Ada spekulasi bahwa batu itu mungkin memiliki makna religius, mengingat aliran sesat yang umum di Kekaisaran Het, seperti yang terlihat di pemukiman terdekat di Alaca Höyük.
Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang monolit Hattusa. Apa arti simbolisme kubusnya? Bagaimana batu itu digunakan dalam ritual atau upacara keagamaan? Mengapa batu itu ditinggalkan di Kuil Agung?
Para arkeolog terus mempelajari situs tersebut dengan harapan dapat mengungkap rahasia batu tersebut dan lebih memahami budaya dan keyakinan Het.
"Batu ini adalah serpentinit atau nefrit (giok), batu yang dapat ditemukan di daerah tersebut. Ini bukan batu yang istimewa, tetapi sungguh luar biasa bahwa batu ini diawetkan secara monolitik."
Ada spekulasi bahwa batu itu mungkin memiliki makna religius, mengingat aliran sesat yang umum di Kekaisaran Het, seperti yang terlihat di pemukiman terdekat di Alaca Höyük.
Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang monolit Hattusa. Apa arti simbolisme kubusnya? Bagaimana batu itu digunakan dalam ritual atau upacara keagamaan? Mengapa batu itu ditinggalkan di Kuil Agung?
Para arkeolog terus mempelajari situs tersebut dengan harapan dapat mengungkap rahasia batu tersebut dan lebih memahami budaya dan keyakinan Het.
(wbs)
Lihat Juga :