Dinosaurus Berdarah Panas Pertama Muncul Sekitar 180 Juta Tahun Lalu

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:20 WIB
loading...
Dinosaurus Berdarah...
Dinosaurus Berdarah Panas. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
TEXAS - Kemampuan untuk mengatur suhu tubuh secara internal, bukan mengandalkan panas matahari, kemungkinan muncul pada dinosaurus sekitar 180 juta tahun lalu. Kemunculannya bertepatan dengan periode iklim ekstrem.

BACA JUGA - Wanita Bertangan 'Dinosaurus' Ikhlas dengan Kondisinya

Dinosaurus awalnya dianggap sebagai hewan berdarah dingin. Nama mereka sendiri, yang berarti "kadal mengerikan", mencerminkan asumsi ini karena kadal modern perlu berjemur untuk menghangatkan darah mereka.

Hipotesis ini dipertanyakan ketika ditemukan spesies dinosaurus yang hidup di dekat kutub. Spesies ini tampaknya tidak mungkin bertahan hidup dalam kondisi musim dingin yang keras yang tidak dapat ditoleransi oleh reptil modern.

Selama bertahun-tahun, perdebatan tentang dinosaurus berdarah panas versus berdarah dingin menjadi salah satu topik paling sengit dalam paleontologi.

Saat ini, terdapat konsensus luas bahwa sebagian, tetapi tidak semua, dinosaurus adalah hewan berdarah panas atau endotermik, dalam istilah ilmiah.

Bagaimanapun, kita sekarang tahu bahwa burung adalah bagian dari klad Dinosauria, dan bukan kadal. Karena nenek moyang dinosaurus hampir pasti berdarah dingin, hal ini menimbulkan pertanyaan kapan dinosaurus berdarah panas pertama kali muncul.

Melihat kapan mereka pertama kali menjajah wilayah yang lebih dingin dapat memberikan jawabannya.

Tulang pertama dari theropoda dan ornithischia - dua dari tiga cabang utama dinosaurus - muncul di daerah dingin pada awal Jurassic, menurut Dr. Alfio Alessandro Chiarenza dari University College London.

Tidak ada bukti serupa yang ditemukan dari sauropoda, sehingga kemungkinan besar termoregulasi tidak berkembang pada cabang ini, atau rekonstruksi suhu kita salah.

"Analisis kami menunjukkan bahwa preferensi iklim berbeda-beda di antara tiga kelompok dinosaurus utama," kata Dr. Chiarenza.

"Theropoda dan ornithischia menjajah daerah beriklim dingin jauh lebih awal daripada sauropoda, yang menunjukkan bahwa dinosaurus berdarah panas mungkin muncul lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya."

Bukti lebih lanjut untuk dinosaurus berdarah panas datang dari penelitian terbaru tentang telur dinosaurus. Analisis rasio isotop oksigen dalam cangkang telur menunjukkan bahwa beberapa dinosaurus mampu mempertahankan suhu tubuh yang stabil jauh di atas suhu lingkungan.

Penemuan ini memiliki implikasi yang signifikan untuk pemahaman kita tentang evolusi dinosaurus dan bagaimana mereka beradaptasi dengan perubahan iklim. Dinosaurus berdarah panas mungkin memiliki keunggulan metabolisme dan perilaku yang memungkinkan mereka berkembang di berbagai macam lingkungan, termasuk yang dingin.

Penelitian ini masih berlangsung, dan para ilmuwan terus mencari bukti untuk lebih memahami fisiologi dan perilaku dinosaurus. Namun, temuan sejauh ini menunjukkan bahwa dinosaurus adalah kelompok hewan yang jauh lebih beragam dan kompleks daripada yang pernah kita bayangkan sebelumnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Berita Terkini
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Infografis
Penampakan Cumi-cumi...
Penampakan Cumi-cumi Raksasa Pertama Kalinya Sejak 100 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved