Teori Mengapa Mark Zuckerberg dan Steve Jobs Seperti Tidak Pernah Ganti Baju
Senin, 13 Mei 2024 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Psikolog sosial Roy F. Baumeister mengembangkan teori ini, menunjukkan bahwa energi mental kita berkurang semakin banyak keputusan yang kita buat.
Seperti otot yang lelah karena terlalu sering digunakan, kapasitas pengambilan keputusan otak kita melemah seiring waktu.
Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa setelah berjam-jam membuat keputusan, individu kesulitan membuat pilihan yang bijaksana.
Pemindaian otak menunjukkan penurunan aktivitas di korteks prefrontal lateral, area yang penting untuk pengambilan keputusan, yang menunjukkan penurunan energi mental.
Dalam biografi resminya oleh Walter Isaacson, Jobs menyebutkan, "Saya tidak ingin membuat keputusan tentang apa yang saya kenakan. Saya memiliki banyak celana jeans yang sama dan turtleneck hitam."
Seperti otot yang lelah karena terlalu sering digunakan, kapasitas pengambilan keputusan otak kita melemah seiring waktu.
Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa setelah berjam-jam membuat keputusan, individu kesulitan membuat pilihan yang bijaksana.
Pemindaian otak menunjukkan penurunan aktivitas di korteks prefrontal lateral, area yang penting untuk pengambilan keputusan, yang menunjukkan penurunan energi mental.
Contoh Ikonik Berpakaian Seragam: Einstein, Obama, Jobs, dan Zuckerberg
Ambil contoh Steve Jobs. Pilihannya untuk memakai turtleneck hitam hampir secara eksklusif memungkinkannya untuk fokus pada tugas yang lebih penting, seperti memimpin Apple dan memelopori teknologi baru.Dalam biografi resminya oleh Walter Isaacson, Jobs menyebutkan, "Saya tidak ingin membuat keputusan tentang apa yang saya kenakan. Saya memiliki banyak celana jeans yang sama dan turtleneck hitam."
Lihat Juga :