Mamut Berbulu Dikaitkan dengan Aktivitas Manusia Pertama di Bumi

Selasa, 07 Mei 2024 - 15:09 WIB
loading...
Mamut Berbulu Dikaitkan...
Hewan Purba Mamut Berbulu. IFL Science
A A A
SIBERIA - Pergerakan mamut berbulu yang berusia 14.000 tahun telah dikaitkan dengan manusia pemburu paling awal di Bumi.

BACA JUGA - Ilmuwan Pastikan Manusia Akan Melihat Mamut Hidup Kembali pada 2028

Sebuah penelitian terhadap mamut yang mati 14.000 tahun lalu menunjukkan bagaimana beberapa orang Amerika pertama mendirikan kamp berburu di sepanjang rute penggembalaan sepanjang 1.000 km.

Temuan baru ini menunjukkan bahwa Amerika mungkin dihuni oleh pemburu Rusia yang melacak mamut melintasi Selat Bering hingga Alaska.

Data yang dikumpulkan oleh sekelompok ilmuwan tentang mamut betina, yang dijuluki Elma, menunjukkan bahwa penduduk awal Alaska kemungkinan besar membangun pemukiman mereka agar tumpang tindih dengan wilayah tempat mamut berkumpul.

Seperti dilansir dari Miror, ini berarti spesies dan pemburu-pengumpul awal akan berbagi habitat di Alaska.

Manusia diyakini tertarik ke wilayah tersebut dan mencapainya melalui Jembatan Darat Bering dari Rusia, karena keberadaan spesies yang dapat diprediksi dan jangka panjang tersebut.

Sebuah tim dari Universitas Alaska Fairbanks (UAF) membangun hubungan ini menggunakan analisis untuk mempelajari kehidupan Elma.

Salah satu gading mamut ditemukan di situs arkeologi Swan Point di negara bagian tersebut, sementara sampel lebih lanjut mengungkapkan rincian tentang perjalanan 1.000 km yang dia lalui di Alaska dan Kanada barat laut selama masa hidupnya.

Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang hubungan antara manusia awal dan hewan besar di masa lalu. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak hanya berburu mamut untuk makanan, tetapi juga mengikuti pergerakan mereka untuk menemukan sumber daya lain seperti air dan tempat berlindung.

Temuan ini juga memiliki implikasi penting untuk memahami bagaimana perubahan iklim dapat memengaruhi populasi hewan dan manusia di masa depan.

Karena mamut punah karena perubahan iklim di masa lalu, mempelajari hubungan mereka dengan manusia dapat membantu kita memprediksi bagaimana perubahan iklim saat ini dapat memengaruhi interaksi antara manusia dan satwa liar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Penelitian Mengejutkan,...
Penelitian Mengejutkan, Lebah Madu Juga Mengalami Gangguan Penciuman seperti Manusia
China Siap Kenalkan...
China Siap Kenalkan Aplikasi Pengganti Injeksi ke Tubuh Manusia Tanpa Suntikan
Riset Temukan Fakta...
Riset Temukan Fakta AI Kini Lebih Kreatif daripada Manusia
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Manusia Purba Telah...
Manusia Purba Telah Melakukan Sesuatu yang Sangat Manusiawi, Apakah Itu?
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Rekomendasi
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved