PBB Umumkan Cuaca Panas Ekstrem Membakar Asia Tenggara dan Selatan
Kamis, 02 Mei 2024 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tidak berani keluar rumah pada siang hari. Saya khawatir terkena serangan panas,” kata seorang warga Yangon, San Yin.
Myanmar mencatat suhu antara 3 dan 4 derajat Celcius lebih tinggi dari rata-rata pada bulan April, menurut departemen meteorologi negara tersebut minggu lalu.
Di Bangladesh, jutaan siswa kembali ke sekolah yang sebelumnya ditutup karena suhu ekstrem.
Biro cuaca negara tersebut kemarin mengatakan bahwa gelombang panas ekstrem yang terjadi juga diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya selama tiga hari lagi.
Suhu global mencatat rekor tertinggi pada tahun lalu, sedangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan-badan iklim pada Selasa pekan lalu menyatakan benua Asia mengalami pemanasan dengan kecepatan yang sangat cepat.
Myanmar mencatat suhu antara 3 dan 4 derajat Celcius lebih tinggi dari rata-rata pada bulan April, menurut departemen meteorologi negara tersebut minggu lalu.
Di Bangladesh, jutaan siswa kembali ke sekolah yang sebelumnya ditutup karena suhu ekstrem.
Biro cuaca negara tersebut kemarin mengatakan bahwa gelombang panas ekstrem yang terjadi juga diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya selama tiga hari lagi.
Suhu global mencatat rekor tertinggi pada tahun lalu, sedangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan-badan iklim pada Selasa pekan lalu menyatakan benua Asia mengalami pemanasan dengan kecepatan yang sangat cepat.
(wbs)
Lihat Juga :