5 Bahaya Harimau Sebagai Hewan Peliharaan: Masalah Legalitas hingga Rentan Penyakit
Senin, 29 April 2024 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu masyarakat masih boleh memelihara harimau berdasarkan Permenhut Nomor P.19 tahun 2005.
Dalam aturan tersebut, masyarakat boleh memelihara satwa liar asalkan hewan tersebut berasal dari penangkaran dan masuk kategori generasi kedua (F2) atau generasi berikutnya, atau hasil perkawinan dari hewan liar yang berada di penangkaran. Sehingga masyarakat tidak boleh menangkapnya sendiri dari alam liar lalu dipelihara.
2. Harimau Sulit Beradaptasi dan Merasa Tidak Bahagia
Idealnya, harimau berada di alam liar. Di penangkaran, harimau dapat hidup dengan baik di kebun binatang yang luas atau tempat penyelamatan kucing besar, namun mereka tidak beradaptasi dengan baik di beberapa lokasi yang terkurung tersebut.
Karena pecinta hewan peliharaan tidak dapat memberikan kehidupan yang dibutuhkan harimau karena telah beradaptasi selama ribuan tahun untuk menghuni alam liar yang luas di wilayah geografis tertentu.
Sehingga memelihara harimau di ruangan kecil seperti rumah atau pekarangan dapat membahayakan nyawa harimau dan pemeliharanya.
Bahkan banyak dari serangan harimau yang dilaporkan di Amerika Serikat merupakan serangan yang parah. Sekitar 260 serangan kucing eksotik yang mengakibatkan cedera tercatat parah atau fatal.
Statistik pada periode waktu yang sama menunjukkan bahwa sebagian besar serangan atau cedera yang fatal terjadi berada di fasilitas yang tidak terakreditasi dan kebun binatang swasta.
Dalam aturan tersebut, masyarakat boleh memelihara satwa liar asalkan hewan tersebut berasal dari penangkaran dan masuk kategori generasi kedua (F2) atau generasi berikutnya, atau hasil perkawinan dari hewan liar yang berada di penangkaran. Sehingga masyarakat tidak boleh menangkapnya sendiri dari alam liar lalu dipelihara.
2. Harimau Sulit Beradaptasi dan Merasa Tidak Bahagia
![5 Bahaya Harimau Sebagai Hewan Peliharaan: Masalah Legalitas hingga Rentan Penyakit]()
Idealnya, harimau berada di alam liar. Di penangkaran, harimau dapat hidup dengan baik di kebun binatang yang luas atau tempat penyelamatan kucing besar, namun mereka tidak beradaptasi dengan baik di beberapa lokasi yang terkurung tersebut.
Karena pecinta hewan peliharaan tidak dapat memberikan kehidupan yang dibutuhkan harimau karena telah beradaptasi selama ribuan tahun untuk menghuni alam liar yang luas di wilayah geografis tertentu.
Sehingga memelihara harimau di ruangan kecil seperti rumah atau pekarangan dapat membahayakan nyawa harimau dan pemeliharanya.
3. Temperamen Harimau yang Sering Berubah-Ubah
Banyak harimau yang dilatih dengan hati-hati dan strategis untuk berada di dekat manusia dan akan bertahan bertahun-tahun tanpa insiden, namun setiap orang tidak dapat memprediksi perilaku harimau secara efektif karena mereka tetaplah hewan liar.Bahkan banyak dari serangan harimau yang dilaporkan di Amerika Serikat merupakan serangan yang parah. Sekitar 260 serangan kucing eksotik yang mengakibatkan cedera tercatat parah atau fatal.
Statistik pada periode waktu yang sama menunjukkan bahwa sebagian besar serangan atau cedera yang fatal terjadi berada di fasilitas yang tidak terakreditasi dan kebun binatang swasta.
Lihat Juga :