Arkeolog Percaya Monumen Cursus Neolitikum Sebuah Jalan Menuju Akhirat
Senin, 29 April 2024 - 10:21 WIB
loading...
Monumen Cursus Neolitikum di Irlandia. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
DUBLIN - Sebuah survei di lanskap Baltinglass, Irlandia, telah mengungkap kelompok pertama monumen cursus Neolitikum yang langka dan misterius di negara tersebut.
BACA JUGA - Berat Akui UFO, Pentagon Benarkan Peristiwa 'Piramida Terbang'
Monumen cursus adalah parit memanjang dan sempit yang digali ke dalam tanah, dan biasanya ditemukan di dekat monumen besar lainnya seperti Stonehenge.
Sebelum penemuan ini, hanya sekitar 20 cursus yang telah ditemukan di Irlandia, dan mereka selalu ditemukan sendirian atau berpasangan. Namun, survei terbaru ini telah menemukan lima cursus yang terletak bersama-sama, yang dapat memberikan wawasan baru kepada para ahli tentang tujuan penggunaan monumen tersebut.
Nama "cursus" berasal dari spekulasi awal bahwa depresi tersebut mungkin merupakan "jalur" yang ditinggalkan oleh kereta Romawi. Namun, saat semakin banyak cursus yang ditemukan selama berabad-abad, dan karena mereka biasanya terletak di dekat monumen besar lainnya, alasan pembangunannya menjadi semakin misterius.
Sebagian besar cursus digali antara 4000 dan 2400 SM. Mereka digali ke dalam tanah dengan sedikit fitur internal, dan beberapa tiang kayu ditambahkan segera atau beberapa waktu setelahnya.
Seperti dilansir dari IFL Science, Senin (29/4/2024), hal ini membuat para arkeolog kesulitan untuk memahami tujuannya.
BACA JUGA - Berat Akui UFO, Pentagon Benarkan Peristiwa 'Piramida Terbang'
Monumen cursus adalah parit memanjang dan sempit yang digali ke dalam tanah, dan biasanya ditemukan di dekat monumen besar lainnya seperti Stonehenge.
Sebelum penemuan ini, hanya sekitar 20 cursus yang telah ditemukan di Irlandia, dan mereka selalu ditemukan sendirian atau berpasangan. Namun, survei terbaru ini telah menemukan lima cursus yang terletak bersama-sama, yang dapat memberikan wawasan baru kepada para ahli tentang tujuan penggunaan monumen tersebut.
Nama "cursus" berasal dari spekulasi awal bahwa depresi tersebut mungkin merupakan "jalur" yang ditinggalkan oleh kereta Romawi. Namun, saat semakin banyak cursus yang ditemukan selama berabad-abad, dan karena mereka biasanya terletak di dekat monumen besar lainnya, alasan pembangunannya menjadi semakin misterius.
Sebagian besar cursus digali antara 4000 dan 2400 SM. Mereka digali ke dalam tanah dengan sedikit fitur internal, dan beberapa tiang kayu ditambahkan segera atau beberapa waktu setelahnya.
Seperti dilansir dari IFL Science, Senin (29/4/2024), hal ini membuat para arkeolog kesulitan untuk memahami tujuannya.
Lihat Juga :