Kehebatan Heidar-7, Kendaraan Lapis Baja Buatan Iran

Sabtu, 27 April 2024 - 12:16 WIB
loading...
A A A
Desain Heidar-7 masih menggunakan baja seperti BTR-60PB asli. Pengemudi dan penembak sama-sama berada di bagian depan lambung, terlindungi oleh kaca depan yang bisa ditutup dengan penutup berengsel ke atas saat situasi tempur. Peningkatan pada Heidar-7 mencerminkan upaya berkelanjutan Iran untuk memperkuat kemampuan militernya di tengah sanksi ekonomi internasional yang terus berlanjut.

Baca Juga: Rudal Jelajah Talaeiyeh Iran: Senjata Baru untuk Menguatkan Angkatan Laut

Sejak digulingkannya Shah pada tahun 1979, Iran telah mengalami transformasi signifikan dalam strategi dan kemampuan militernya. Transformasi ini sebagian besar didorong oleh kebutuhan untuk mandiri dalam menghadapi sanksi internasional dan isolasi geopolitik. Aspek kunci dari transformasi ini adalah perolehan dan kemudian adaptasi internal peralatan militer asal Rusia, yang telah semakin diintegrasikan Iran ke dalam angkatan bersenjatanya.

Setelah revolusi, Iran tidak bisa lagi membeli peralatan militer dari pemasok Barat yang selama ini menjadi langganannya. Akibatnya, Iran beralih ke Rusia, di antara negara-negara lain, untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selama bertahun-tahun, Iran telah membeli berbagai peralatan militer Rusia, termasuk pesawat terbang, kapal selam, dan sistem pertahanan udara. Akuisisi ini tidak hanya memperkuat kemampuan militer Iran tetapi juga memberikan dasar untuk inovasi domestik di sektor pertahanan.

Dalam dekade terakhir, industri pertahanan Iran telah membuat langkah besar dalam mengembangkan teknologinya sendiri. Upaya ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencapai swasembada dan mengurangi ketergantungan pada pemasok asing. Pengembangan kendaraan seperti Heidar-7, versi modern dari BTR-60PB era Soviet, adalah contoh utama dari inisiatif ini. Dengan menggabungkan teknologi modern seperti stasiun senjata kendali jarak jauh dan lapis baja reaktif eksplosif, Iran meningkatkan kemampuan platform lama untuk memenuhi kebutuhan medan perang saat ini.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Rekomendasi
Terungkap! Ratu Camilla...
Terungkap! Ratu Camilla Ternyata Masih Kerabat Madonna dan Celin Dion
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved