Ilmuwan Sebut Kehidupan Adalah Konsekuensi Entropi

Kamis, 25 April 2024 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Namun, di alam semesta ada benda-benda, seperti kehidupan, yang memiliki entropi rendah. Hal ini mungkin tampak melanggar hukum kedua termodinamika (yang menyatakan bahwa entropi dalam sistem tertutup selalu meningkat, atau segala sesuatu cenderung tidak teratur).

Tetapi kenyataannya tidak demikian. Kehidupan tidak melanggar hukum kedua karena ia mengambil energi dari lingkungan, mengeluarkan energi untuk sementara waktu menurunkan entropinya, seperti ketika Anda mendorong salju ke dalam bentuk manusia salju, menciptakan keteraturan sementara, hingga entropi menariknya kembali ke dalam kekacauan.

Ketika keseluruhan sistem (termasuk sumber energi untuk kehidupan, dan panas yang dikeluarkan oleh kehidupan) diperhitungkan, keseluruhan sistem terus menuju entropi.

Hukum statistik alam semesta ini pertama kali ditemukan oleh Rudolf Clausius, yang mengamati bahwa panas mengalir dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah, dan bukan sebaliknya. Menurut Inggris, kehidupan dan struktur mirip kehidupan dapat muncul di lingkungan yang kompleks dan kacau dengan cara yang lebih baik dalam mendistribusikan panas ke lingkungan.

Dengan kata lain, kehidupan dan struktur mirip kehidupan muncul sebagai konsekuensi entropi, karena kemampuannya mendistribusikan panas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved