Selain Pasar Setan, Fakta Baru Soal Keangkeran Hutan Indonesia Terungkap
Minggu, 21 April 2024 - 09:11 WIB
loading...
Fakta Baru Soal Keangkeran Hutan Indonesia. FOTO/ DAILY
A
A
A
JAKARTA - Kasus orang hilang saat mendaki gunung bisa dibilang nggak pernah surut dari pemberitaan. Selain yang diklaim sebagai penampakan istana jin dan pasar setan, riset menemukan fakta baru.
BACA JUGA - 6 Film Horor Indonesia Tayang Februari 2024, Ada Pasar Setan
Disorientasi arah memang kerap menjadi penyebab utama yang membuat pendaki tersesat, Superfriends. Padahal, sadar atau nggak, hal ini juga sering menimpa para pendaki.
Disorientasi bakal berubah menjadi 'tersesat' ketika pendaki tetap melanjutkan perjalanan tanpa melakukan navigasi terlebih dahulu sehingga kemudian pendaki mengikuti jalan yang salah.
Jaringan "jalan hantu" ilegal yang luas, yang tidak tercatat dalam peta resmi, diam-diam membelah hutan di Indonesia, Malaysia, dan New Guinea.
Jaringan jalan yang mengejutkan ini, sepanjang 1,37 juta kilometer (851.000 mil), tiga hingga tujuh kali lebih panjang dari jalan yang terdaftar secara resmi, mendorong deforestasi hutan hujan dengan laju yang mengkhawatirkan.
Penemuan ini, yang disorot dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Sustainability, menunjukkan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati dan upaya global untuk memerangi perubahan iklim.
BACA JUGA - 6 Film Horor Indonesia Tayang Februari 2024, Ada Pasar Setan
Disorientasi arah memang kerap menjadi penyebab utama yang membuat pendaki tersesat, Superfriends. Padahal, sadar atau nggak, hal ini juga sering menimpa para pendaki.
Disorientasi bakal berubah menjadi 'tersesat' ketika pendaki tetap melanjutkan perjalanan tanpa melakukan navigasi terlebih dahulu sehingga kemudian pendaki mengikuti jalan yang salah.
Jaringan "jalan hantu" ilegal yang luas, yang tidak tercatat dalam peta resmi, diam-diam membelah hutan di Indonesia, Malaysia, dan New Guinea.
Jaringan jalan yang mengejutkan ini, sepanjang 1,37 juta kilometer (851.000 mil), tiga hingga tujuh kali lebih panjang dari jalan yang terdaftar secara resmi, mendorong deforestasi hutan hujan dengan laju yang mengkhawatirkan.
Penemuan ini, yang disorot dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Sustainability, menunjukkan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati dan upaya global untuk memerangi perubahan iklim.
Lihat Juga :