Benarkah Laki-Laki Lebih Jago Navigasi ketimbang Wanita?
Sabtu, 20 April 2024 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Eksperimen luar biasa berskala besar yang dipimpin oleh ahli saraf kognitif Hugo Spires di University College London telah memberikan para peneliti wawasan tentang bagaimana pengalaman dan faktor budaya lainnya memengaruhi kemampuan orientasi.
Ada pula Spires dan rekan-rekannya bekerja sama dengan operator T-Mobile untuk menciptakan Sea Hero Quest, sebuah permainan untuk ponsel dan tablet. Para pemain menavigasi perahu melalui lingkungan virtual untuk menemukan serangkaian pos pemeriksaan. Aplikasi game tersebut meminta pemaim untuk memberikan informasi demografi dasar, dan sekitar 4 juta orang di seluruh dunia melakukannya.
Baca Juga: 5 Aplikasi Navigasi Digital Biar Engga Nyasar Saat Liburan
Hasilnya menunjukkan bahwa pengalaman hidup seseorang sangat penting dalam menentukan seberapa baik mereka mengatasinya. Hal ini menunjukkan hal ini mungkin menjadi salah satu faktornya. Faktanya, pengalaman ini mungkin menjadi dasar bagi salah satu temuan dan stereotip paling konsisten dalam navigasi bahwa laki-laki cenderung berkinerja lebih baik daripada perempuan. Ternyata perbedaan gender ini lebih disebabkan oleh budaya dan pengalaman dibandingkan kemampuan bawaan.
Misalnya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender paling tinggi, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi. Sebaliknya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender terbanyak, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi.
Studi terhadap masyarakat Tsimane, komunitas adat tradisional di Amazon Bolivia, juga mendukung pentingnya dimensi dan pengalaman budaya ini. Antropolog Helen Elizabeth Davis dari Arizona State University dan rekan-rekannya memasang pelacak GPS pada 305 orang dewasa Tsimane dan mengukur pergerakan harian mereka selama tiga hari.
Ada pula Spires dan rekan-rekannya bekerja sama dengan operator T-Mobile untuk menciptakan Sea Hero Quest, sebuah permainan untuk ponsel dan tablet. Para pemain menavigasi perahu melalui lingkungan virtual untuk menemukan serangkaian pos pemeriksaan. Aplikasi game tersebut meminta pemaim untuk memberikan informasi demografi dasar, dan sekitar 4 juta orang di seluruh dunia melakukannya.
Baca Juga: 5 Aplikasi Navigasi Digital Biar Engga Nyasar Saat Liburan
Hasilnya menunjukkan bahwa pengalaman hidup seseorang sangat penting dalam menentukan seberapa baik mereka mengatasinya. Hal ini menunjukkan hal ini mungkin menjadi salah satu faktornya. Faktanya, pengalaman ini mungkin menjadi dasar bagi salah satu temuan dan stereotip paling konsisten dalam navigasi bahwa laki-laki cenderung berkinerja lebih baik daripada perempuan. Ternyata perbedaan gender ini lebih disebabkan oleh budaya dan pengalaman dibandingkan kemampuan bawaan.
Misalnya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender paling tinggi, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi. Sebaliknya, di negara-negara Nordik, yang memiliki kesetaraan gender terbanyak, terdapat sedikit perbedaan gender dalam navigasi.
Studi terhadap masyarakat Tsimane, komunitas adat tradisional di Amazon Bolivia, juga mendukung pentingnya dimensi dan pengalaman budaya ini. Antropolog Helen Elizabeth Davis dari Arizona State University dan rekan-rekannya memasang pelacak GPS pada 305 orang dewasa Tsimane dan mengukur pergerakan harian mereka selama tiga hari.
Lihat Juga :