Israel Diduga Gunakan WhatsApp untuk Menargetkan Warga Palestina
Sabtu, 20 April 2024 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuduh Meta berpotensi melanggar hukum humaniter internasional dan komitmennya terhadap hak asasi manusia, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang klaim privasi dan enkripsi layanan pesan WhatsApp.
Baca Juga: Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel
Sejak sebelum konflik dimulai, Meta telah menghadapi tuduhan standar ganda yang menguntungkan Israel. Pada bulan Februari, The Guardian mengungkapkan bahwa Meta sedang mempertimbangkan perluasan kebijakan ujaran kebencian menjadi istilah “Zionis.”
Baru-baru ini, Meta juga diam-diam memperkenalkan fitur baru di Instagram yang secara otomatis membatasi paparan pengguna terhadap konten yang dianggap “politis”. Keputusan ini dikritik oleh para ahli sebagai cara untuk menyensor konten pro-Palestina secara sistematis.
Juru bicara WhatsApp mengatakan bahwa perusahaan tidak dapat memverifikasi keakuratan laporan tersebut namun meyakinkan bahwa WhatsApp tidak memiliki pintu belakang dan tidak memberikan informasi massal kepada pemerintah mana pun.
Baca Juga: Terungkap, Gaza Jadi Kelinci Percobaan Perang AI Pertama Israel
Sejak sebelum konflik dimulai, Meta telah menghadapi tuduhan standar ganda yang menguntungkan Israel. Pada bulan Februari, The Guardian mengungkapkan bahwa Meta sedang mempertimbangkan perluasan kebijakan ujaran kebencian menjadi istilah “Zionis.”
Baru-baru ini, Meta juga diam-diam memperkenalkan fitur baru di Instagram yang secara otomatis membatasi paparan pengguna terhadap konten yang dianggap “politis”. Keputusan ini dikritik oleh para ahli sebagai cara untuk menyensor konten pro-Palestina secara sistematis.
Juru bicara WhatsApp mengatakan bahwa perusahaan tidak dapat memverifikasi keakuratan laporan tersebut namun meyakinkan bahwa WhatsApp tidak memiliki pintu belakang dan tidak memberikan informasi massal kepada pemerintah mana pun.
(msf)
Lihat Juga :