Israel Diduga Gunakan WhatsApp untuk Menargetkan Warga Palestina

Sabtu, 20 April 2024 - 16:27 WIB
loading...
Israel Diduga Gunakan...
WhatsApp diduga digunakan untuk menargetkan warga Palestina melalui sistem kecerdasan buatan Israel, Lavender. (Foto: AFP)
A A A
JAKARTA - Aplikasi pesan WhatsApp diduga digunakan untuk menargetkan warga Palestina yang tak bersalah melalui sistem kecerdasan buatan Israel, Lavender. Hal ini memicu kemarahan dunia internasional karena banyak korban sipil berjatuhan.

Dalam laporan terbaru awal bulan ini, majalah Israel-Palestina +972 Magazine dan outlet berbahasa Ibrani Local Call menerbitkan laporan, yang mengungkap penggunaan sistem AI oleh tentara Israel. Sistem tersebut mampu mengidentifikasi target yang terkait dengan Hamas atau Jihad Islam Palestina.

Dilansir dari Arab News, Sabtu (20/4/2024), pengungkapan ini didukung informasi dari enam petugas intelijen Israel yang terlibat dalam proyek tersebut. Hal ini tentu saja memicu kemarahan internasional, karena menyatakan Lavender telah digunakan oleh militer untuk menargetkan dan melenyapkan tersangka militan, yang seringkali mengakibatkan korban sipil.

Dalam postingan blog baru-baru ini, insinyur perangkat lunak dan aktivis Paul Biggar menyoroti ketergantungan Lavender pada WhatsApp. Dia menunjukkan bagaimana keanggotaan dalam grup WhatsApp yang berisi tersangka militan dapat mempengaruhi proses identifikasi Lavender.

Baca Juga: Lavender, Mesin AI Pemandu Militer Israel Membantai 33.000 Warga Gaza

“Detail yang sedikit dibahas dalam artikel Lavender AI adalah bahwa Israel membunuh orang karena berada di grup WhatsApp yang sama dengan tersangka militan. Ada banyak yang salah dengan hal ini,” tulis Bigger.

Dia menjelaskan bahwa pengguna sering kali berada dalam kelompok dengan orang asing atau kenalan. Biggar juga menduga perusahaan induk WhatsApp, Meta, mungkin terlibat, baik secara sadar atau tidak, dalam operasi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved