Selandia Baru Tuduh China Otak di Balik Serangan Siber
Kamis, 28 Maret 2024 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Kedutaan Besar China di Wellington menolak tuduhan Selandia Baru itu dan menyebutnya “tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab.”
Pihak berwenang Amerika dan Inggris mengumumkan tuntutan pidana dan sanksi pada hari Senin (25/3) terhadap tujuh peretas yang diyakini tinggal di China dan terkait dengan pemerintah China.
Operasi tersebut dilakukan oleh kelompok peretas yang disebut Advanced Persistent Threat 31, atau APT31, sebuah operasi ekstensif yang didukung negara China yang menarget pejabat AS, jurnalis, perusahaan, aktivis pro-demokrasi, dan pemantau pemilu Inggris.
Kampanye tersebut, yang dimulai pada tahun 2010, berupaya untuk memata-matai dan mengintimidasi tokoh politik tingkat tinggi dan kritikus pemerintah China.
Aksi peretasan ini juga dimaksudkan untuk mengumpulkan rahasia dagang dari perusahaan-perusahaan Amerika.
Pihak berwenang Amerika dan Inggris mengumumkan tuntutan pidana dan sanksi pada hari Senin (25/3) terhadap tujuh peretas yang diyakini tinggal di China dan terkait dengan pemerintah China.
Operasi tersebut dilakukan oleh kelompok peretas yang disebut Advanced Persistent Threat 31, atau APT31, sebuah operasi ekstensif yang didukung negara China yang menarget pejabat AS, jurnalis, perusahaan, aktivis pro-demokrasi, dan pemantau pemilu Inggris.
Kampanye tersebut, yang dimulai pada tahun 2010, berupaya untuk memata-matai dan mengintimidasi tokoh politik tingkat tinggi dan kritikus pemerintah China.
Aksi peretasan ini juga dimaksudkan untuk mengumpulkan rahasia dagang dari perusahaan-perusahaan Amerika.
(wbs)
Lihat Juga :