Sehelai Bulu Loreng Ditemukan Indonesia Memburu Keberadaan Harimau Jawa

Rabu, 27 Maret 2024 - 12:43 WIB
loading...
Sehelai Bulu Loreng...
Harimau Jawa. FOTO Aljazeera.
A A A
JAKARTA - Indonesia sedang mencari bukti bahwa Harimau Jawa yang dikategorikan punah, masih ada di alam liar.

BACA JUGA - Seperti Harimau Jawa, Kepunahan Macan Tazmania Masih Diragukan

Pencarian bukti kelangsungan hidup kucing besar ini akan dilakukan dengan menggunakan kamera jebakan dan pemindaian DNA ekstensif, seperti yang diungkapkan oleh seorang pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia pada hari Selasa. Spesies ini diyakini telah punah pada tahun 1980an.

Investigasi ini dilakukan setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam penelitian yang dirilis pekan lalu menyatakan bahwa sehelai bulu harimau yang ditemukan di Jawa Barat pada tahun 2019 cocok dengan karakteristik spesies endemik tersebut.

Penelitian yang diterbitkan oleh Cambridge University Press menyebutkan seorang warga, Ripi Yanur Fajar, melaporkan melihat seekor harimau jawa di sebuah perkebunan di hutan dekat kota Sukabumi di provinsi Jawa Barat.

Seperti dilansir dari Aljazeera, Penduduk desa mengumpulkan helaian rambut dari pagar, memperhatikan jejak kaki dan bekas cakar.

“Penelitian ini memicu spekulasi bahwa harimau jawa masih hidup di alam liar,” kata Satyawan Pudyatmoko, pejabat kementerian yang membawahi konservasi.

“Kami telah mempersiapkan dan akan mempersiapkan upaya untuk meresponsnya.”

Harimau Jawa dan Bali yang endemik punah pada tahun 1980an dan 1940an karena perburuan liar dan pembukaan hutan untuk perkebunan, sehingga hanya harimau Sumatera yang tersisa di negara kepulauan ini.

Harimau Sumatera – yang sering menjadi sasaran pemburu liar untuk diambil bagian tubuhnya – dianggap sangat terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), dan diyakini terdapat kurang dari 400 ekor di alam liar.

“Kalau…terbukti [harimau jawa] masih ada, dipastikan menjadi satwa yang dilindungi. Sudah menjadi kewajiban semua pihak, termasuk masyarakat, untuk turut serta menjaga kelestarian penduduknya,” kata Pudyatmoko.

Muhammad Ali Imron, kepala program hutan dan satwa liar WWF Indonesia, mendesak agar berhati-hati dalam mengkomunikasikan temuan ini kepada masyarakat karena takut memperingatkan para pemburu.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keberadaan harimau tersebut, katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved