AS Restui Korsel Memproduksi Bahan Bakar Roket Antariksa

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 22:08 WIB
loading...
A A A
Kim Hyun-chong, Wakil Penasehat Keamanan Nasional Korea Selatan mengemukakan, “Mulai 28 Juli 2020 hari ini, Korea Selatan akan mengadopsi pedoman rudal yang direvisi dengan AS, yang mencabut beberapa pembatasan penggunaan bahan bakar padat untuk roket-roket peluncur antariksa.”

Kepada para wartawan, Kim Hyun-chong, wakil penasehat keamanan nasional itu mengemukakan, semua lembaga riset, perusahaan dan individu kini bebas mengembangkan dan memproduksi roket-roket peluncur antariksa yang menggunakan bahan bakar padat.

“Mulai hari ini, 28 Juli 2020, semua perusahaan, lembaga penelitian, perusahaan dan individu Korea Selatan kini bebas untuk meneliti, mengembangkan, memproduksi, dan memiliki tidak hanya bahan bakar cair tapi juga bahan bakar padat dan berbagai jenis roket peluncur antariksa, tanpa batasan apa pun,” tambahnya.

Kim mengemukakan, kesepakatan yang direvisi itu masih menghalangi Korea Selatan untuk memiliki misil yang berdaya jangkau lebih dari 800 kilometer. Namun, ia menyampaikan bahwa Seoul bisa mendiskusikan perubahan terkait pembatasan itu dengan Washington jika diperlukan bagi keamanan nasional Korea Selatan.

Kim juga menambahkan, bahan bakar padat tersebut jauh lebih murah daripada bahan bakar cair dan lebih berdaya guna dalam peluncuran satelit-satelit yang mengorbit dengan ketinggian yang lebih rendah. Ia kemudian mengungkapkan, Korea Selatan dapat menggunakan roket-roker berbahan bakar padat untuk meluncurkan satelit-satelit pemantau militer. Sejauh ini, Korea Selatan tidak memiliki satelit intelijen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved