Spesifikasi Bom Tolun Turki, Bom Miniatur Berpandu GPS/INS yang Baru Diuji Coba

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:05 WIB
loading...
Spesifikasi Bom Tolun...
Bom Tolun Turki dapat menembus beton bertulang sedalam satu meter jika diluncurkan dari jarak 55 km. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Bom Tolun Turki dikabarkan berhasil melakukan uji coba peluncuran pertamanya menggunakan Jet tempur F-16. Bom buatan dalam negeri ini berhasil mengenai empat sasarannya pada saat melakukan uji coba tersebut.

Dilansir dari IHA News, Bom Tolun merupakan bom berpemandu GPS/INS yang dikembangkan perusahaan pertahanan Turki bernama ASELSAN dengan sumber daya dalam negeri.

Perusahaan ASELSAN sendiri rencananya bakal memulai pengiriman bom tolun Turki ke angkatan bersenjata pada bulan Juli 2024.
Selama proses pengembangan Tolun telah menunjukkan kualitas yang cukup signifikan sebagai salah satu bom miniatur.

Spesifikasi Bom Tolun Turki
Spesifikasi Bom Tolun Turki, Bom Miniatur Berpandu GPS/INS yang Baru Diuji Coba

Bom Tolun dikembangkan sebagai amunisi berpemandu INS/GPS yang ditempatkan dari platform udara dengan multi-carrying bay dan digunakan untuk menyerang sasaran darat menurut Defense Mirror.

Dalam laman resmi Aselsan, Tolun dengan desain sayap lipat punya jarak jangkau hingga 101 km, dan dapat diluncurkan dari ketinggian maksimum 12.192 meter.

Tingkat akurasi bom ini mencapai CEP (Circular Error Probable) 10 meter. Tolun dapat menembus beton bertulang sedalam satu meter jika diluncurkan dari jarak 55 km. Berat per unit Tolun 139 kg dengan panjang 180 cm dan diameter 17 cm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
Pesawat yang Hilang...
Pesawat yang Hilang Selama 13 Tahun Akhirnya Ditemukan
Jadi PR Polisi, Perampok...
Jadi PR Polisi, Perampok Bank di Turki Ternyata Seekor Kucing
Shield AI Meluncurkan...
Shield AI Meluncurkan X-BAT, Pesawat Tempur Otonom VTOL Berprofil Siluman
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rekomendasi
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved