Burung Spektakuler Kembali Muncul setelah Menghilang Puluhan Tahun
Rabu, 28 Februari 2024 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ini menginspirasi harapan bahwa mungkin spesies ini masih memiliki populasi yang cukup sehat di hutan-hutan terpencil di wilayah tersebut," kata Harvey.
"Tetapi penambangan dan penebangan serta pembersihan hutan untuk pertanian semakin masuk ke dalam hutan-hutan di wilayah Itombwe. Saat ini adalah kesempatan emas untuk melindungi hutan-hutan tropis ini, agar kita tidak kehilangan spesies seperti helm kuning sebelum mereka diketahui dan diteliti."
Republik Demokratik Kongo berada di Afrika Tengah dan berbatasan dengan sembilan negara. Yaitu Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Rwanda, Sudan Selatan, Tanzania, Uganda, dan Zambia. Pegunungan Itombwe berada dekat perbatasan dengan Burundi.
Baca Juga: Setelah 90 Tahun, Burung Bertanduk Merah Langka India Ditemukan Kembali
Sebuah video YouTube yang dibagikan oleh David Akana menunjukkan sebuah cagar alam di massif Itombwe. Tim penelitian bersama Texas-Kongolese meliputi Harvey, Eli Greenbaum, Matt Brady, Chifundera Kusamba, Robert Kizungu Byamana, Chance Bahati Muhigirwa, Mwenebatu Aristote, dan Wandege Muninga. Tim tersebut juga menemukan kembali spesies katak yang tidak pernah terlihat selama sekitar 70 tahun.
"Tetapi penambangan dan penebangan serta pembersihan hutan untuk pertanian semakin masuk ke dalam hutan-hutan di wilayah Itombwe. Saat ini adalah kesempatan emas untuk melindungi hutan-hutan tropis ini, agar kita tidak kehilangan spesies seperti helm kuning sebelum mereka diketahui dan diteliti."
Republik Demokratik Kongo berada di Afrika Tengah dan berbatasan dengan sembilan negara. Yaitu Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Rwanda, Sudan Selatan, Tanzania, Uganda, dan Zambia. Pegunungan Itombwe berada dekat perbatasan dengan Burundi.
Baca Juga: Setelah 90 Tahun, Burung Bertanduk Merah Langka India Ditemukan Kembali
Sebuah video YouTube yang dibagikan oleh David Akana menunjukkan sebuah cagar alam di massif Itombwe. Tim penelitian bersama Texas-Kongolese meliputi Harvey, Eli Greenbaum, Matt Brady, Chifundera Kusamba, Robert Kizungu Byamana, Chance Bahati Muhigirwa, Mwenebatu Aristote, dan Wandege Muninga. Tim tersebut juga menemukan kembali spesies katak yang tidak pernah terlihat selama sekitar 70 tahun.
(msf)
Lihat Juga :