Mengenal Pulsed Electric Field, Inovasi Teknologi Canggih Karya Dosen UB

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:48 WIB
loading...
A A A
Dari alat ini juga bisa menghasilkan rendemen atau hasil ekstraksi hingga 100 persen atau bahkan bisa dua kali lipat dari hasilnya. Hasil ini tentu mampu meningkatkan nilai tambah dari bahan-bahan baku kearifan lokal yang ada di Indonesia. Nilai tegangannya pun dikatakan Sukardi, dapat diatur pada kisaran antara 100-10.000 volt (0.1-10 kV), frekuensi diatur mulai diatur mula 1 kHz), jarak katode-anode dari 5-30 sentimeter, dan waktu paparan PEF bisa diatur mulai 5 detik sampai 60 menit.

"Contohnya minyak sirih yang diekstrak yang biasanya memakan waktu 8 jam, dengan teknologi PEF itu hanya 4 sampai 6 jam bisa habis terestraksi semua," katanya.

"Konsep PEF ini memecah dinding sel di mana pada dinding sel itu ada bioaktif yang ingin kita ekstrak. Memang investasi alatnya ini seharga 15 juta, bagi UMKM yang kecil ini memang mahal."

Tapi bila dihitung-hitung untuk investasi harian dalam waktu dua tahun biaya Rp15 juta untuk alat ini bisa kembali. Terlebih melihat manfaat dan pemanfaatan nilai tambah dari bahan baku alam yang dimiliki oleh alam Indonesia.

"Kalau dari sisi hasil dua tahun bisa balik modal. Kalau biaya Rp15 juta, tapi kalau dihitung sebulan hanya Rp65 ribu. Dihitung harus dipahami sebetulnya murah itu, cuma memang beratnya di awal. Jadi harus kerjasama permodalan mungkin bagi para UMKM," katanya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Ternyata Ini yang Bikin...
Ternyata Ini yang Bikin China Bisa Tinggalkan Jauh Teknologi AS
Srikandi, Tempat Sampah...
Srikandi, Tempat Sampah AI Canggih yang Mengubah Cara Memilah Sampah
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved