Dokumen Gedung Putih Beberkan Cara AS Rugikan Keuangan TikTok

Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:52 WIB
loading...
A A A
Aplikasi yang juga menghadapi larangan di AS adalah layanan perpesanan pesan, media sosial, dan aplikasi pembayaran seluler WeChat. Aplikasi ini diluncurkan oleh Tencent pada 2011, memiliki lebih dari satu miliar pengguna dan banyak konsumen China mengandalkan aplikasi tersebut setiap hari.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang akan melarang perusahaan AS berbisnis dengan WeChat. Dokumen Gedung Putih yang dilihat oleh Reuters tidak jelas apakah WeChat benar-benar akan dilarang di negara bagian.

Larangan AS pada TikTok akan mulai berlaku pada 16 September, tanggal yang sama dengan larangan WeChat juga akan dimulai. James Lewis, pakar keamanan siber di Pusat Kajian Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington, mengatakan, "(Rencana Gedung Putih) Itu membunuh TikTok di AS. Jika mereka ingin berkembang, aturan ini menjadi kendala besar."

Lewis mencatat, Pemerintah AS mungkin tidak dapat mencegah penggemar TikTok Amerika mengunduh aplikasi dari situs web asing. TikTok memiliki 100 juta pengguna di Amerika Serikat dan telah menyatakan data dari pelanggannya disimpan di server di AS dan Singapura. Informasi di server digaransi tidak akan diberikan kepada Pemerintah Beijing. (Baca juga: Amien Rais Nilai Separuh Menteri Jokowi Layak Direshuffle )

TikTok mengatakan, mereka berencana untuk terus menghormati kampanye iklan meskipun beberapa perusahaan mengatakan bahwa mereka telah membuat rencana untuk beriklan di aplikasi lain jika TikTok ditutup di Amerika.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dari Bisu Jadi Triliuner:...
Dari Bisu Jadi Triliuner: Raja TikTok Khaby Lame Teken Kontrak Rp14,3 Triliun!
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Resmi, DPR Akhirnya...
Resmi, DPR Akhirnya Minta TikTok Angkat Kaki dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved