Mengenal Ikan Bahamut, Makhluk Mitologi dari Arab yang Mampu Menopang Alam Semesta
Selasa, 20 Februari 2024 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam konsep ini, Bumi ditopang oleh seekor sapi atau banteng yang berada di atas bahamut, kemudian di atas sapi itu terdapat sosok yang dipercaya sebagai malaikat penopang bumi.
Hal ini dijelaskan dalam karya geografis Arab abad ke-12 Kharidat al-'Aja'ib wa faridat al-gharaib sebagai seekor ikan yang sangat besar sehingga berperan dalam menopang alam semesta, yang tersusun dalam rangkaian lapisan yang semakin meningkat.
Alam semesta ditopang oleh bahu seorang malaikat, yang berdiri di atas batu delima raksasa, yang diletakkan di atas punggung banteng raksasa Kujuta atau al-Rayyan bermata empat ribu, yang berdiri di atas Bahamut.
Meski makhluk ini tidak muncul dalam Al-Qur'an, namun cukup banyak ulama dan komentator yang menafsirkannya di berbagai titik dalam sejarah Islam.
Selain peran kosmologisnya, ukuran Bahamut yang sangat besar digambarkan sangat besar sehingga pikiran manusia tidak dapat memahami atau melihat ukurannya menurut Jorges Luis Borges, dalam bukunya Manual de zoología fantástica.
Hal ini dijelaskan dalam karya geografis Arab abad ke-12 Kharidat al-'Aja'ib wa faridat al-gharaib sebagai seekor ikan yang sangat besar sehingga berperan dalam menopang alam semesta, yang tersusun dalam rangkaian lapisan yang semakin meningkat.
Alam semesta ditopang oleh bahu seorang malaikat, yang berdiri di atas batu delima raksasa, yang diletakkan di atas punggung banteng raksasa Kujuta atau al-Rayyan bermata empat ribu, yang berdiri di atas Bahamut.
Meski makhluk ini tidak muncul dalam Al-Qur'an, namun cukup banyak ulama dan komentator yang menafsirkannya di berbagai titik dalam sejarah Islam.
Selain peran kosmologisnya, ukuran Bahamut yang sangat besar digambarkan sangat besar sehingga pikiran manusia tidak dapat memahami atau melihat ukurannya menurut Jorges Luis Borges, dalam bukunya Manual de zoología fantástica.
Lihat Juga :