Riset Sebut Kera Besar Suka Menggoda dan Merayu seperti Manusia
Minggu, 18 Februari 2024 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
“Kera besar adalah kandidat yang sangat baik untuk diejek sambil bercanda, karena mereka mempunyai hubungan dekat dengan kita, terlibat dalam permainan sosial, menunjukkan tawa dan menunjukkan pemahaman yang relatif canggih terhadap harapan orang lain.” tutur
Dr. Isabelle Laumer, seorang peneliti pascadoktoral di University of California Los Angeles (UCLA) di AS dan Max Planck Institute of Animal Behaviour ( (MPI-AB) di Jerman.
Dia menambahkan: “Dari sudut pandang evolusi, kehadiran olok-olok yang lucu pada keempat kera besar dan kesamaannya dengan olok-olok dan lelucon yang lucu pada bayi manusia menunjukkan bahwa olok-olok yang lucu dan prasyarat kognitifnya mungkin ada pada nenek moyang kita yang terakhir, setidaknya 13 juta tahun yang lalu.
“Kami berharap penelitian kami akan menginspirasi peneliti lain untuk mempelajari perilaku menggoda pada lebih banyak spesies untuk lebih memahami evolusi perilaku multi-segi ini.” jelas Isabelle.
Perilaku menggoda dapat dilihat pada bayi manusia sejak usia delapan bulan, menurut para peneliti, dan sering dianggap sebagai “pendahulu kognitif” untuk bercanda.
Ahli primata asal Inggris, Dr. Jane Goodall dan peneliti lainnya di bidang ini dikatakan telah mengamati perilaku ini pada kera, namun para peneliti mengatakan penelitian mereka adalah yang pertama yang secara sistematis mendokumentasikan dan menganalisis ejekan main-main pada primata.
Dr. Isabelle Laumer, seorang peneliti pascadoktoral di University of California Los Angeles (UCLA) di AS dan Max Planck Institute of Animal Behaviour ( (MPI-AB) di Jerman.
Dia menambahkan: “Dari sudut pandang evolusi, kehadiran olok-olok yang lucu pada keempat kera besar dan kesamaannya dengan olok-olok dan lelucon yang lucu pada bayi manusia menunjukkan bahwa olok-olok yang lucu dan prasyarat kognitifnya mungkin ada pada nenek moyang kita yang terakhir, setidaknya 13 juta tahun yang lalu.
“Kami berharap penelitian kami akan menginspirasi peneliti lain untuk mempelajari perilaku menggoda pada lebih banyak spesies untuk lebih memahami evolusi perilaku multi-segi ini.” jelas Isabelle.
Perilaku menggoda dapat dilihat pada bayi manusia sejak usia delapan bulan, menurut para peneliti, dan sering dianggap sebagai “pendahulu kognitif” untuk bercanda.
Ahli primata asal Inggris, Dr. Jane Goodall dan peneliti lainnya di bidang ini dikatakan telah mengamati perilaku ini pada kera, namun para peneliti mengatakan penelitian mereka adalah yang pertama yang secara sistematis mendokumentasikan dan menganalisis ejekan main-main pada primata.
Lihat Juga :