Vladimir Putin Umumkan Ilmuwan Rusia Sukses Ciptakan Vaksin Kanker

Jum'at, 16 Februari 2024 - 20:43 WIB
loading...
Vladimir Putin Umumkan...
Vladimir Putin. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan para ilmuwan di negaranya kini semakin dekat untuk memproduksi vaksin yang diklaim mampu mengobati kanker.

BACA JUGA - Putin: Rusia Hampir Mendapatkan Vaksin Kanker

Seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat (16/2/2024), pernyataan itu disampaikannya melalui siaran televisi yang menjelaskan bahwa obat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh generasi baru juga sudah hampir diproduksi.

“Saya berharap dalam waktu dekat, metode ini dapat digunakan secara efektif sebagai metode terapi individu,” katanya saat berbicara di forum teknologi masa depan, di Moskw.

Namun Putin tidak merinci jenis kanker yang bisa diobati dengan vaksin tersebut.

Sejauh ini, beberapa negara dan perusahaan sedang mencoba memproduksi vaksin kanker.

Tahun lalu, pemerintah Inggris menandatangani perjanjian dengan perusahaan BioNTech yang berbasis di Jerman untuk melakukan uji klinis pengobatan kanker.

Perusahaan farmasi, Moderna dan Merck & Co juga sedang mengembangkan vaksin kanker yang sedang dalam tahap penelitian untuk mengurangi risiko kematian akibat melanoma, yaitu kanker kulit.

Tahun lalu pemerintah Inggris menandatangani perjanjian dengan BioNTech yang berbasis di Jerman untuk meluncurkan uji klinis yang menyediakan pengobatan kanker yang dipersonalisasi.

Pengobatan ini bertujuan untuk menjangkau 10.000 pasien pada tahun 2030. Perusahaan farmasi Moderna dan Merck & Co juga sedang mengembangkan vaksin kanker eksperimental.

Menurut studi tahap pertengahan, vaksin ini mampu mengurangi kemungkinan kekambuhan atau kematian akibat melanoma (kanker kulit) hingga setengahnya setelah tiga tahun pengobatan.

Menurut WHO, saat ini terdapat enam vaksin berlisensi untuk melawan human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan banyak jenis kanker.

Ini termasuk kanker serviks, serta vaksin melawan hepatitis B (HBV), yang dapat menyebabkan kanker hati. Selama pandemi virus Corona, Rusia mengembangkan vaksin Sputnik V sendiri untuk melawan Covid-19 dan menjualnya ke sejumlah negara.

Padahal di dalam negeri, Rusia menghadapi keengganan masyarakat yang luas untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Putin sendiri mengatakan dia telah menggunakan Sputnik, dalam upaya untuk meyakinkan masyarakat akan kemanjuran dan keamanannya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
Rekomendasi
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved