5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah, Nomor 1 dan 3 Sudah Terjadi di Indonesia

Minggu, 11 Februari 2024 - 20:09 WIB
loading...
5 Tanda Kiamat dari...
5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tanda-tanda Kiamat dari bawah tanah akibat perubahan iklim semakin nampak, Debra Perrone, seorang profesor di Program Studi Lingkungan UC Santa Barbara menyampaikan bahwa jumlah air di bawah tanah menyusut dengan cepat di seluruh dunia.

BACA JUGA-T anda-tanda Kiamat Sugra Beserta Dalilnya

Riset tersebut dituliskan dalam sebuah jurnal. Ia menyajikan penilaian tingkat air tanah terbesar di seluruh dunia yang kini nilainya mencakup hampir 1.700 akuifer.

Penyusutan air bawah tanah merupakan “tanda kiamat” karena selain meningkatkan kewaspadaan akan berkurangnya sumber daya air, penelitian ini juga memberikan contoh instruktif mengenai kondisi yang berjalan baik, dan bagaimana penipisan air tanah dapat diatasi.

Studi ini merupakan keuntungan bagi para ilmuwan, pembuat kebijakan, dan pengelola sumber daya yang berupaya memahami dinamika air tanah secara global.

“Penelitian ini didorong oleh rasa ingin tahu. Kami ingin lebih memahami keadaan air tanah global dengan mempermasalahkan jutaan pengukuran permukaan air tanah,” katanya

Beberapa tanda kiamat yang dikaitkan dengan fenomena bawah tanah antara lain:

1. Penurunan Permukaan Tanah (Land Subsidence)

Penurunan permukaan tanah terjadi akibat pengambilan air tanah berlebihan, yang menyebabkan rongga di bawah tanah. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur, seperti jalan, bangunan, dan jaringan pipa.

2. Gempa Bumi dan Letusan Gunung Berapi


Aktivitas tektonik di bawah tanah dapat menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi. Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan infrastruktur, sedangkan letusan gunung berapi dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengganggu kehidupan manusia.

3. Kekeringan dan Krisis Air


Penurunan air tanah dan perubahan iklim dapat menyebabkan kekeringan dan krisis air. Hal ini dapat mengakibatkan gagal panen, kelaparan, dan konflik antar negara.

4. Munculnya Gas Beracun

Aktivitas tektonik dan geyser dapat menyebabkan munculnya gas beracun dari bawah tanah. Gas-gas ini dapat membahayakan kesehatan manusia dan hewan.

5. Perubahan Iklim


Perubahan iklim dapat menyebabkan berbagai fenomena alam ekstrem, seperti badai, banjir, dan gelombang panas. Fenomena ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan lingkungan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved