Tak Tersentuh selama 2.000 Tahun, Penjelajah Ini Dekati Makam Kaisar Pertama China

Minggu, 11 Februari 2024 - 14:16 WIB
loading...
Tak Tersentuh selama...
Penjelajah Ini Dekati Makam Kaisar Pertama China.FOTO/ UNILAD
A A A
BEIJING - Seorang penjelajah berhasil mencapai lokasi yang diyakini para arkeolog sebagai makam kaisar pertama China , Qin Shi Huang. Makam ini masih belum tersentuh selama 2.000 tahun setelah kematiannya.

BACA JUGA - Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan

Kompleks makam Qin Xi Huang dipuji sebagai salah satu penemuan arkeologi paling signifikan di dunia dan merupakan rumah bagi Tentara Terakota yang terkenal.

Area seluas kota ini berisi semua yang dia perlukan di alam baka, termasuk pasukan tentara tanah liat yang dimaksudkan untuk melindunginya setelah kematiannya pada tahun 210 SM.

Meskipun usianya baru 49 tahun saat kematiannya, para tentaranya tampaknya telah melakukan tugasnya dengan baik dalam menjaga makamnya selama berabad-abad.

Para arkeolog selama ini menghindari pembukaan makam tersebut, bukan karena alasan takhayul, tetapi karena alasan ilmiah.

Saat kompleks ini pertama kali digali, tentara tanah liat yang ditemukan terukir dengan warna-warna yang kaya. Namun, paparan atmosfer yang tiba-tiba menyebabkan catnya terkelupas dan menjadi kusam.

Para ilmuwan khawatir hal serupa dapat terjadi pada makam kaisar jika dibuka tanpa persiapan yang matang.

Kristin Romey, konsultan kuratorial untuk pameran Terraccotta Warriors, mengatakan kepada Live Science: "Saat ini tidak ada seorang pun di dunia yang memiliki teknologi untuk menggali dan menggalinya dengan benar."

Kekhawatiran lain terkait dengan cerita tentang jebakan di dalam makam, seperti busur panah yang dapat menembak sendiri dan sungai merkuri. Meskipun belum terbukti benar, para ahli tetap berhati-hati dalam melakukan eksplorasi di area tersebut.

Meskipun demikian, seorang penjelajah pernah berhasil mencapai lokasi Tentara Terakota dan menggambarkannya sebagai pengalaman yang luar biasa.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Komputer Berusia 2.000...
Komputer Berusia 2.000 Tahun Ditemukan, Ini Fungsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved