Arkeolog Yakin Gua Kizil Karya Seni Warisan Buddha Kuno
Jum'at, 02 Februari 2024 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Gua-gua tersebut merupakan bukti keterampilan dan dedikasi para biksu yang menciptakannya, dan mereka terus menjadi tempat inspirasi dan ziarah bagi orang-orang dari seluruh dunia.
Pada tahun 1906, sebuah tim ekspedisi dari Jerman dibawah pimpinan Albert von Le Coq dan Albert Grünwedel menjelajahi gua-gua di Kizil.
Grünwedel berusaha untuk menyalin lukisan mural yang ditemukan namun von le Coq lebih memilih untuk mengambil lukisan.
Sebagian besar bagian dari lukisan mural yang ia ambil sekarang berada di Museum Seni Asia (dahulu Museum für Indische Kunst, Museum Seni India) di Dahlem, Berlin, Jerman.
Beberapa penjelajah lainnya juga mengambil bagian-bagian dari lukisan mural yang kini tersebar di museum-museum di Rusia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
Pada tahun 1906, sebuah tim ekspedisi dari Jerman dibawah pimpinan Albert von Le Coq dan Albert Grünwedel menjelajahi gua-gua di Kizil.
Grünwedel berusaha untuk menyalin lukisan mural yang ditemukan namun von le Coq lebih memilih untuk mengambil lukisan.
Sebagian besar bagian dari lukisan mural yang ia ambil sekarang berada di Museum Seni Asia (dahulu Museum für Indische Kunst, Museum Seni India) di Dahlem, Berlin, Jerman.
Beberapa penjelajah lainnya juga mengambil bagian-bagian dari lukisan mural yang kini tersebar di museum-museum di Rusia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.
Lihat Juga :