3 Jenis Jenis Sesar, Lengkap dengan Contohnya
Selasa, 30 Januari 2024 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Bagian lempeng yang turun disebut dengan terban (graben), sedangkan yang tetap disebut sebagai sembul (horst). Sesar Semangko di Sumatera adalah contoh dari sesar jenis ini.
Pada sesar naik terjadi gaya maksimum secara horizontal, sehingga batuan yang tertekan akan menyebabkan salah satu batuan bergerak ke atas. Sesar ini seringkali ditemui di daerah pegunungan.
Jenis sesar yang terakhir ini disebabkan oleh gaya gesekan yang membuat lempeng-lempeng saling bergerak mendatar berlawanan arah. Sesar ini ditandai dengan arah pergerakan yang sejajar, baik ke kiri atau kanan.
Contoh dari sesar jenis mendatar ini terletak di Amerika Serikat, tepatnya sesar San Andreas, California.
Itulah tiga jenis jenis sesar atau patahan lengkap dengan contohnya. Semoga penjelasan ini dapat memperluas wawasan terkait geologi atau struktur Bumi.
2. Sesar Naik atau Reverse Fault
Jenis jenis sesar selanjutnya ini ditandai dengan salah satu blok batuan yang bergeser ke arah atas dan blok batuan lainnya bergeser ke bawah. Lokasi reverse fault biasanya terjadi di area di mana dua lempeng tektonik bertabrakan.Pada sesar naik terjadi gaya maksimum secara horizontal, sehingga batuan yang tertekan akan menyebabkan salah satu batuan bergerak ke atas. Sesar ini seringkali ditemui di daerah pegunungan.
3. Sesar Mendatar atau Strike Slip Fault
Jenis sesar yang terakhir ini disebabkan oleh gaya gesekan yang membuat lempeng-lempeng saling bergerak mendatar berlawanan arah. Sesar ini ditandai dengan arah pergerakan yang sejajar, baik ke kiri atau kanan.
Contoh dari sesar jenis mendatar ini terletak di Amerika Serikat, tepatnya sesar San Andreas, California.
Itulah tiga jenis jenis sesar atau patahan lengkap dengan contohnya. Semoga penjelasan ini dapat memperluas wawasan terkait geologi atau struktur Bumi.
(wbs)
Lihat Juga :