Jepang Sesumbar Pesawat SLIM Mendarat Presisi di Bulan meski Terbalik
Jum'at, 26 Januari 2024 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Peregrine Gagal Mendarat di Bulan, Karma Suku Navajo?
Gambar SORA-Q menunjukkan pergeseran posisi menyebabkan SLIM mendarat di punggungan miring kawah bulan. Kemiringan ini menyebabkan pesawat antariksa berguling ke arah barat hingga mendarat di ujung hidungnya.
Posisi SLIM berarti pesawat antariksa itu belum dapat menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik sampai saat ini, dengan insinyur mematikan baterai SLIM sekitar dua setengah jam setelah mendarat untuk menghemat daya. Ilmuwan JAXA tetap berharap bahwa situasi ini akan berubah saat arah sinar matahari di bulan berubah.
Namun, semua harapan untuk membangkitkan kembali SLIM akan lenyap dengan matahari pada tanggal 1 Februari ketika malam tiba di bulan, membawa suhu sangat dingin. "SLIM tidak dirancang untuk bertahan di malam bulan," kata Sakai.
Minat untuk melakukan pendaratan presisi di bulan semakin meningkat karena beberapa negara berupaya mengirim kru manusia ke permukaan bulan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Mendarat dekat dengan lokasi yang diyakini kaya akan es air dan sumber daya lainnya akan menjadi kunci untuk membentuk keberlanjutan keberadaan manusia di bulan. Amerika Serikat berambisi untuk mendaratkan kru di bulan pada 2026 dengan misi Artemis 3. Sementara China ingin menempatkan wahananya di bulan menjelang akhir dekade ini.
Gambar SORA-Q menunjukkan pergeseran posisi menyebabkan SLIM mendarat di punggungan miring kawah bulan. Kemiringan ini menyebabkan pesawat antariksa berguling ke arah barat hingga mendarat di ujung hidungnya.
Posisi SLIM berarti pesawat antariksa itu belum dapat menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik sampai saat ini, dengan insinyur mematikan baterai SLIM sekitar dua setengah jam setelah mendarat untuk menghemat daya. Ilmuwan JAXA tetap berharap bahwa situasi ini akan berubah saat arah sinar matahari di bulan berubah.
Namun, semua harapan untuk membangkitkan kembali SLIM akan lenyap dengan matahari pada tanggal 1 Februari ketika malam tiba di bulan, membawa suhu sangat dingin. "SLIM tidak dirancang untuk bertahan di malam bulan," kata Sakai.
Minat untuk melakukan pendaratan presisi di bulan semakin meningkat karena beberapa negara berupaya mengirim kru manusia ke permukaan bulan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Mendarat dekat dengan lokasi yang diyakini kaya akan es air dan sumber daya lainnya akan menjadi kunci untuk membentuk keberlanjutan keberadaan manusia di bulan. Amerika Serikat berambisi untuk mendaratkan kru di bulan pada 2026 dengan misi Artemis 3. Sementara China ingin menempatkan wahananya di bulan menjelang akhir dekade ini.
(msf)
Lihat Juga :