Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia dan Tiongkok
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:45 WIB
loading...
Xiaomi melakukan inkubasi dan berinvestasi kepada lebih dari 200 perusahaan ekosistem untuk mendukung strategi 5G, smartphone, dan IoT.
A
A
A
JAKARTA - Sejak 6 tahun silam Xiaomi agresif melakukan ekspansi global. Sekarang, hasilnya mulai terlihat. Di banyak negara, mereka mendominasi pasar smartphone. Konsumen juga semakin mengenal Xiaomi sebagai perusahaan ”palu gada”. BACA JUGA:10 Tips Mengoptimalkan Semua Fitur Xiaomi Redmi 9
Prestasi Xiaomi terbilang luar biasa. Dalam waktu supersingkat (6 tahun), mereka menjadi perusahaan yang masuk dalam lima besar di 50 pasar atau hampir separuh dari 90 pasar global yang dimasuki (dihitung dari pengapalan). Hasil ini berdasarkan laporan dari perusahaan riset pasar internasional Canalys pada bulan Juni 2020.
President of International, Xiaomi Chew Shou Zi mengatakan, pada Q1 2020, untuk pertama kalinya pendapatan dari luar negeri menyumbang separuh dari keseluruhan perusahaan.
![Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia dan Tiongkok]()
Mi Fans berinteraksi di Mi Experience Store. Xiaomi terus menambah gerai offline mereka di berbagai negara.
Artinya, jualan Xiaomi di luar negeri sudah jauh lebih besar dibandingkan di Tiongkok. Artinya, strategi mereka melakukan perjalanan ekspansi global yang dimulai enam tahun lalu dianggap sukses. ”Dalam pasar global, kami mendapatkan hasil yang sangat baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Perbandingan Redmi 9 vs Realme C15, Mana Ponsel Entry Level dengan Quad Camera Terbaik?
Menurut IDC, pada Q2 2020, Xiaomi telah menjadi merek smartphone terbesar di India selama 12 kuartal berturut-turut (dihitung dari pengapalan ponsel dari pabrik ke toko/penjual). Saat ini, market share mereka di India mencapai 29,4 persen.
Prestasi Xiaomi terbilang luar biasa. Dalam waktu supersingkat (6 tahun), mereka menjadi perusahaan yang masuk dalam lima besar di 50 pasar atau hampir separuh dari 90 pasar global yang dimasuki (dihitung dari pengapalan). Hasil ini berdasarkan laporan dari perusahaan riset pasar internasional Canalys pada bulan Juni 2020.
President of International, Xiaomi Chew Shou Zi mengatakan, pada Q1 2020, untuk pertama kalinya pendapatan dari luar negeri menyumbang separuh dari keseluruhan perusahaan.

Mi Fans berinteraksi di Mi Experience Store. Xiaomi terus menambah gerai offline mereka di berbagai negara.
Artinya, jualan Xiaomi di luar negeri sudah jauh lebih besar dibandingkan di Tiongkok. Artinya, strategi mereka melakukan perjalanan ekspansi global yang dimulai enam tahun lalu dianggap sukses. ”Dalam pasar global, kami mendapatkan hasil yang sangat baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Perbandingan Redmi 9 vs Realme C15, Mana Ponsel Entry Level dengan Quad Camera Terbaik?
Menurut IDC, pada Q2 2020, Xiaomi telah menjadi merek smartphone terbesar di India selama 12 kuartal berturut-turut (dihitung dari pengapalan ponsel dari pabrik ke toko/penjual). Saat ini, market share mereka di India mencapai 29,4 persen.
Lihat Juga :