Spesifikasi Drone Orlan dan ZALA, Senjata Baru Kapal Perang Rusia

Rabu, 24 Januari 2024 - 09:24 WIB
loading...
A A A
Bahkan, drone di atas ZALA 421-20 dapat beroperasi dalam radius hingga 120 km, memiliki waktu terbang yang diperpanjang hingga 11 jam, dan dapat membawa muatan hingga 50 kg. Kemampuan canggih dari drone ini mencakup sistem navigasi udara terintegrasi, interpretasi data otomatis, dan penunjukan target laser di pesawat.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Drone Rusia Buatan Israel, Hermes 450 UAV

Mengapa Rusia terus menambah persenjataan kapal perangnya?


Upaya modernisasi persenjataan ini kemungkinan akan difokuskan terutama pada kapal pendaratan besar Proyek 775, kelas Ropucha. Kapal Proyek 775 adalah tulang punggung dari armada amfibi Rusia. Kapal-kapal ini telah memainkan peran kunci dalam berbagai operasi maritim. Seperti mendukung operasi Syrian Express di Suriah. Operasi ini dimulai sebagai respons terhadap inspeksi negara-negara Eropa terhadap kapal-kapal pengangkut besar yang mengirim barang dari Rusia ke Suriah.

Karena negara-negara ketiga tidak dapat menahan kapal perang, kapal pendaratan besar dari Armada Utara, Laut Hitam, dan Laut Baltik dikerahkan untuk mengangkut barang.

Sepanjang konflik yang sedang berlangsung, Ukraina telah meluncurkan serangan berulang kali terhadap kapal-kapal vital ini. Pada 13 Agustus 2023, serangan Ukraina terhadap pangkalan laut Sevastopol di Crimea menyebabkan kerusakan pada kapal pendaratan Rusia, Minsk.

Selanjutnya, pada Desember 2023, kapal pendaratan Rusia Novocherkassk mengalami kerusakan akibat serangan Ukraina di pelabuhan di Crimea.

Baca Juga: Mengintip Kecanggihan Roket Termobarik di Drone Rusia, Sekali Terbang Efeknya Masif
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved