Kalkulator AI Diklaim Bisa Prediksi Kematian dan Kepribadian Seseorang

Senin, 22 Januari 2024 - 07:03 WIB
loading...
Kalkulator AI Diklaim...
Kalkulator AI Diklaim Bisa Prediksi Kematian . FOTO/ DAILY
A A A
TOKYO - Sebuah penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Nature Human Behaviour menemukan bahwa kalkulator kematian berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat memprediksi umur, pendapatan, dan kepribadian seseorang dengan cukup akurat.

BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan

Kalkulator tersebut menggunakan data dari lebih dari 100.000 orang di Amerika Serikat untuk mempelajari hubungan antara faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ras, pendidikan, dan pekerjaan dengan umur, pendapatan, dan kepribadian.

Penelitian ini menemukan bahwa kalkulator AI dapat memprediksi umur seseorang dengan akurasi 95%, pendapatan dengan akurasi 85%, dan kepribadian dengan akurasi 75%.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat digunakan untuk memprediksi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk umur, pendapatan, dan kepribadian.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana kalkulator kematian berbasis AI dapat digunakan:

Pemerintah dapat menggunakan kalkulator ini untuk memperkirakan jumlah orang yang akan pensiun dalam beberapa tahun ke depan. Informasi ini dapat digunakan untuk merencanakan pensiun dan layanan sosial lainnya.

Perusahaan dapat menggunakan kalkulator ini untuk memperkirakan potensi karyawan. Informasi ini dapat digunakan untuk membuat keputusan rekrutmen dan promosi.

Asuransi jiwa dapat menggunakan kalkulator ini untuk memperkirakan risiko kematian. Informasi ini dapat digunakan untuk menentukan premi asuransi jiwa.

Tentu saja, kalkulator kematian berbasis AI juga memiliki potensi untuk digunakan untuk tujuan yang tidak etis. Misalnya, kalkulator ini dapat digunakan untuk diskriminasi terhadap orang berdasarkan umur, jenis kelamin, atau ras.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kalkulator ini dengan hati-hati dan mempertimbangkan potensi konsekuensinya.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menggunakan kalkulator kematian berbasis AI:

Akurasi kalkulator ini tergantung pada data yang digunakan untuk melatihnya. Jika data tersebut tidak mewakili populasi secara keseluruhan, maka kalkulator mungkin tidak akurat.

Kalkulator ini hanya dapat memprediksi kemungkinan kematian, bukan kepastian. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi umur seseorang, dan kalkulator ini tidak dapat memperhitungkan semua faktor tersebut.

Kalkulator ini tidak dapat memprediksi peristiwa spesifik, seperti kecelakaan atau penyakit. Kalkulator ini hanya dapat memprediksi risiko kematian secara umum.

Secara keseluruhan, kalkulator kematian berbasis AI adalah alat yang dapat digunakan untuk mendapatkan wawasan tentang umur, pendapatan, dan kepribadian seseorang.

Namun, penting untuk menggunakan kalkulator ini dengan hati-hati dan mempertimbangkan potensi konsekuensinya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved