Obat Zombie dari Tulang Manusia Jadi Malapetaka di Afrika Barat

Selasa, 16 Januari 2024 - 22:08 WIB
loading...
Obat Zombie dari Tulang...
Mandragore adalah tanaman yang berasal dari Afrika Barat. FOTO/ THE SUN
A A A
CAPE TOWN - Obat zombie mematikan yang dipercaya mengandung tulang manusia telah menimbulkan malapetaka di Afrika Barat.

BACA JUGA - Penyakit Rusa Zombie Teror Amerika Serikat

Obat tradisional ini, yang dikenal sebagai "mandragore", dijual kepada orang-orang yang percaya bahwa dapat memberikan kekuatan, umur panjang, atau bahkan kemampuan untuk menghidupkan kembali orang mati.

Seperti dilansir dari Science Alert Selasa (16/1/2024), namun, obat ini sebenarnya sangat beracun dan telah menyebabkan kematian banyak orang.

Mandragore adalah tanaman yang berasal dari Afrika Barat. Tanaman ini memiliki akar yang besar dan bengkak yang menyerupai tubuh manusia. Menurut kepercayaan tradisional, akar mandrake memiliki kekuatan magis. Ketika akar dipotong, dikatakan akan mengeluarkan teriakan seperti manusia yang kesakitan.

Obat mandrake biasanya dibuat dengan mencampurkan akar mandrake dengan bahan-bahan lain, seperti darah, daging, atau bahkan tulang manusia. Bahan-bahan ini kemudian direbus atau dibakar untuk menghasilkan ramuan yang dikatakan memiliki kekuatan magis.

Orang-orang di Afrika Barat telah menggunakan mandrake selama berabad-abad. Namun, baru-baru ini obat ini telah menjadi semakin populer karena meningkatnya kepercayaan pada sihir dan mistisisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved