Divonis Memperlambat Pembaruan Perangkat, iPhone Bayar Denda ke Pelanggan

Minggu, 14 Januari 2024 - 13:10 WIB
loading...
Divonis Memperlambat...
Phone Bayar Denda ke Pelanggan. FOTO/ DAILY
A A A
CUPERTINO - Apple telah mulai melakukan pembayaran kepada pelanggan yang terkena dampak perusahaan yang sengaja memperlambat iPhone.



Seperti dilansir dari Unilad, Minggu (14/1/2024), pembayaran tersebut merupakan bagian dari penyelesaian gugatan class action yang diajukan terhadap Apple pada tahun 2017.

Gugatan tersebut mengklaim bahwa Apple menggunakan pembaruan perangkat lunak untuk memperlambat iPhone yang lebih tua, sehingga mendorong pelanggan untuk membeli iPhone baru.

Apple awalnya menolak tuduhan tersebut, tetapi akhirnya setuju untuk menyelesaikan gugatan tersebut dengan membayar USD500 juta. Pembayaran tersebut akan diberikan kepada pelanggan yang memiliki iPhone 6, 6 Plus, 6S, 6S Plus, SE, 7, atau 7 Plus yang diperlambat oleh pembaruan perangkat lunak.

Pembayaran tersebut akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, yang akan dilakukan pada tahun 2023, akan memberikan pembayaran tunai kepada pelanggan. Tahap kedua, yang akan dilakukan pada tahun 2024, akan memberikan kredit toko kepada pelanggan.

Pembayaran tersebut telah mulai dilakukan pada bulan Januari 2024. Pelanggan yang memenuhi syarat dapat memeriksa kelayakan mereka untuk menerima pembayaran di situs web Apple.

Pelanggan yang menerima pembayaran tunai akan menerima cek atau EFT. Pelanggan yang menerima kredit toko akan menerima kode kredit yang dapat digunakan untuk pembelian di Apple Store, Apple Online Store, atau iTunes Store.

Pembayaran tersebut merupakan akhir dari gugatan class action yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Gugatan tersebut telah menimbulkan kontroversi dan telah merusak reputasi Apple.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raksasa Teknologi Terguncang:...
Raksasa Teknologi Terguncang: Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Pemimpin Tim Siri iPhone...
Pemimpin Tim Siri iPhone Diganti setelah Menunda Integrasi Apple Intelligence
Perbedaan iPhone Refurbished,...
Perbedaan iPhone Refurbished, Rekondisi, BM dan Ex Inter, Yuk Cek sebelum Membeli
Siapkan iPhone 17, Apple...
Siapkan iPhone 17, Apple Lagi-lagi Batal Tinggalkan USB-C
Cara Cek IMEI iPhone...
Cara Cek IMEI iPhone Sudah Terdaftar atau Belum, Ikuti Langkah-Langkahnya!
Daftar Harga iPhone...
Daftar Harga iPhone Maret 2025, Lebaran dengan HP Baru?
Cara Mengatasi Port...
Cara Mengatasi Port Charger iPhone Rusak
Apple Umumkan Tunda...
Apple Umumkan Tunda Sematkan Fitur AI di Siri
Rekomendasi
Presiden Iran Pecat...
Presiden Iran Pecat Wakilnya karena Liburan Mewah ke Antartika saat Rakyat Hidup Susah
Hujan Deras, Pemudik...
Hujan Deras, Pemudik Terjebak Banjir di Jalan Arteri Gedebage Bandung
Kisah Arya Penangsang...
Kisah Arya Penangsang Digoda 2 Wanita Cantik
Berita Terkini
Raksasa Teknologi Terguncang:...
Raksasa Teknologi Terguncang: Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
15 jam yang lalu
Perbandingan Nintendo...
Perbandingan Nintendo Switch 2 dan Nintendo Switch: Harga, Spesifikasi, Desain, dan Fitur
16 jam yang lalu
Inilah Rusa Kutub Belang...
Inilah Rusa Kutub Belang Langka Norwegia yang Menghebohkan Dunia
16 jam yang lalu
Fosil Hewan Tertua di...
Fosil Hewan Tertua di Dunia Dickinsonia Ini Berumur 558 Juta Tahun!
18 jam yang lalu
Daftar Terlengkap Game...
Daftar Terlengkap Game Nintendo Switch 2 2025: Tanggal Rilis, Harga, dan Fitur
20 jam yang lalu
Alasan Jangan FOMO Pre-Order...
Alasan Jangan FOMO Pre-Order Nintendo Switch 2 Sekarang!
20 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved