Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...
Selasa, 11 Agustus 2020 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Apa dampaknya?Bagi mereka yang suka bermain TikTok, bercerita lewat Stories di Instagram, jelas fitur ini berguna sekali. Membuat konten video selfie mereka jadi lebih baik.Selain videojadilebih stabil dan tidak goyang, warnanya lebih menonjol.
Saya lihat Oppo memang menaruh perhatian besar pada kamera, tidak sekadar hardware-nya. Namun juga software-nya. Mereka sadar kunci sukses kamera ponsel di masa depan bukan terletak di hardware, namun di peranti lunak.Bagaimana Artificial Intelligence (AI) bisa digunakan untuk mengoptimalkan fitur kamera, menjadi penting.Untuk ini, saya harus berikan jempol.
BACA JUGA:Detail Spesifikasi Oppo Reno 4 yang Akan Hadir di Indonesia.
![Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...]()
Penempatan empat kamera belakang Oppo Reno 4 cantik dan rapi.
Di kelas mid-end,keempat kamera belakang Oppo Reno 4 (kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 8 MP, kamera macro 2 MP, serta kamera mono 2 MP) menurut saya kualitasnya sudah sangat baik.Baik untuk memotret,atau membuat video. Ada banyak sekali fitur yang menurut saya berguna dan bisa di eksplorasi/dikulik lebih dalam.
Optimalisasi di software itu, dilakukan Oppo lewat fitur sepertiAI Color Portrait dan Monochrome Video. Ada juga fungsi seperti Ultra Dark Mode, Ultra Steady Video, dan 960fps Smart Slow-motion.
AI Color Portrait favorit saya. Mampu membuat latar belakang sebuah foto hitam putih, sementara objek manusia akan tetap berwarna. Saya juga suka pengaturan menu di kamera yang memudahkan kita memilih dan mengatur filter. Filternya pun bagus-bagus dan menurut saya berguna.
Kamera ultra wide-nya tajam, kamera wide-nya solid, dan kamera tele-nya juga berfungsi dengan baik. Ulasan kamera Oppo Reno 4 akan saya tulis di artikel terpisah.
![Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...]()
Snapdragon 720Gdan komposisi 8GB/128GB sangat cukup di kelas mid-end.
Soal performa, chipset Snapdragon 720G berkecepatan 2,3 GHz, RAM 8 GB dan memori internal 128 GB memang bukan yang terbaik. Tapi, sudah sangat unggul di harga Rp5 jutaan. Juga, masih terasa cepat dan mampu mengimbangi konsumsi konten saya yang tinggi seperti ngegim ataupun multitasking.
Saya lihat Oppo memang menaruh perhatian besar pada kamera, tidak sekadar hardware-nya. Namun juga software-nya. Mereka sadar kunci sukses kamera ponsel di masa depan bukan terletak di hardware, namun di peranti lunak.Bagaimana Artificial Intelligence (AI) bisa digunakan untuk mengoptimalkan fitur kamera, menjadi penting.Untuk ini, saya harus berikan jempol.
BACA JUGA:Detail Spesifikasi Oppo Reno 4 yang Akan Hadir di Indonesia.

Penempatan empat kamera belakang Oppo Reno 4 cantik dan rapi.
Di kelas mid-end,keempat kamera belakang Oppo Reno 4 (kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 8 MP, kamera macro 2 MP, serta kamera mono 2 MP) menurut saya kualitasnya sudah sangat baik.Baik untuk memotret,atau membuat video. Ada banyak sekali fitur yang menurut saya berguna dan bisa di eksplorasi/dikulik lebih dalam.
Optimalisasi di software itu, dilakukan Oppo lewat fitur sepertiAI Color Portrait dan Monochrome Video. Ada juga fungsi seperti Ultra Dark Mode, Ultra Steady Video, dan 960fps Smart Slow-motion.
AI Color Portrait favorit saya. Mampu membuat latar belakang sebuah foto hitam putih, sementara objek manusia akan tetap berwarna. Saya juga suka pengaturan menu di kamera yang memudahkan kita memilih dan mengatur filter. Filternya pun bagus-bagus dan menurut saya berguna.
Kamera ultra wide-nya tajam, kamera wide-nya solid, dan kamera tele-nya juga berfungsi dengan baik. Ulasan kamera Oppo Reno 4 akan saya tulis di artikel terpisah.

Snapdragon 720Gdan komposisi 8GB/128GB sangat cukup di kelas mid-end.
Soal performa, chipset Snapdragon 720G berkecepatan 2,3 GHz, RAM 8 GB dan memori internal 128 GB memang bukan yang terbaik. Tapi, sudah sangat unggul di harga Rp5 jutaan. Juga, masih terasa cepat dan mampu mengimbangi konsumsi konten saya yang tinggi seperti ngegim ataupun multitasking.
Lihat Juga :