Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...
Selasa, 11 Agustus 2020 - 12:23 WIB
loading...
Spesifikasi, fitur dan harga Oppo Reno 4 berada di sweet spot ponsel kelas mid-end.
A
A
A
JAKARTA - Terus terang, Oppo Reno4 membuat saya sering terkejut dengan fitur yang dimilikinya. Terkejut pertama, karena desain dan dimensinya. Tipis dan ringan. Tebalnya hanya 7,7 mm mm dan beratnya cuma 165 gram. Layarnya pun tidak gede-gede amat, yakni AMOLED 6,4 inci. BACA JUGA:5 Fitur Kamera Oppo Reno4 yang Bikin Geleng Kepala.
![Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...]()
Bodi yang tipis membuat Oppo Reno 4 terasa ringan dan nyaman di genggam. Foto-foto: Sindonews/danang arradian
Hasilnya, menurut saya adalah ponsel yang sangat enak digenggam. Terutama dengan satu tangan. Jujur saja, menggunakanponsel berlayar lebih dari 6.7 inci dan berat lebih dari 200 gram membuat tangan kiri saya kepayahan. Capek sekali untuk memegangponsel yang berat dengan satu tangan dalam waktu lama.
Sebaliknya, layar 6,4 inci beresolusi Full HD Plus dan rasio layar 20:9 dan Gorilla Glass 5 milik Oppo Reno 4 terasa pas. Tipisnya, benar-benar terasa tipis. Tidak sekadar jadi klaim di atas kertas. Tapi benar-benar terasa dalam penggunaan di keseharian. Ringan dan nyaman.
Saat main gim ataupun menonton Netflix, layarnya pun tidak terasa kecil.Saya juga suka sekali menggenggamnya Entah kenapa, setiap mengeluarkan Oppo Reno 4 dari kantong, saya merasa bahagia.
![Review Oppo Reno 4, Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta...]()
Monogram logo Oppo di Oppo Reno warna Space Black.
Ada dua pilihan warna Oppo Reno 4,dua-duanya unik. Warna Space Black memiliki “ukiran” logo Oppo seperti pada produk fashion yang sedang hype. Adapun warna Galactic Blue, menurut saya cukup elegan dan bisa memuaskan semua orang. Misalnya, mereka yang tidak terlalu suka dengan warna yang terlalu menonjol seperti Oppo A92. Galactic Blue di Oppo Reno 4 lebih kalem. Tapi tetap kelihatan elegan.
Saya suka bagaimana Oppo masih berupaya mempertahankan selot 3.5 mm di bodi Oppo Reno 4 yang sudah sangat tipis itu. Silahkan di debat, tapi bagi saya selot 3.5 mm tidak tergantikan denganUSB Type-C. Di Oppo Reno 4, saya bisa mendengarkan musik sambil tetap mengisi daya. Apalagi, Oppo juga menyediakan headset dalam dus pembelian.
BACA JUGA:Simak Kilas Balik Perjalanan Oppo Reno di Indonesia.
Kamera selfie dual punch-hole (32 MP dan AON Smart Sensor) di pojok kiri layar, saya akui sedikit mengganggu saat bermain gim atau menonton Netflix. Tapi, masih saya maafkansebab ada fungsi krusial di kamera depan yang tidak dimiliki ponsel lain. Yaknifungsi stabiliser atau penstabil video. Biasanya penstabil video hanya ada di kamera belakang. Oppo merancangnya di kamera depan. Keren.

Bodi yang tipis membuat Oppo Reno 4 terasa ringan dan nyaman di genggam. Foto-foto: Sindonews/danang arradian
Hasilnya, menurut saya adalah ponsel yang sangat enak digenggam. Terutama dengan satu tangan. Jujur saja, menggunakanponsel berlayar lebih dari 6.7 inci dan berat lebih dari 200 gram membuat tangan kiri saya kepayahan. Capek sekali untuk memegangponsel yang berat dengan satu tangan dalam waktu lama.
Sebaliknya, layar 6,4 inci beresolusi Full HD Plus dan rasio layar 20:9 dan Gorilla Glass 5 milik Oppo Reno 4 terasa pas. Tipisnya, benar-benar terasa tipis. Tidak sekadar jadi klaim di atas kertas. Tapi benar-benar terasa dalam penggunaan di keseharian. Ringan dan nyaman.
Saat main gim ataupun menonton Netflix, layarnya pun tidak terasa kecil.Saya juga suka sekali menggenggamnya Entah kenapa, setiap mengeluarkan Oppo Reno 4 dari kantong, saya merasa bahagia.

Monogram logo Oppo di Oppo Reno warna Space Black.
Ada dua pilihan warna Oppo Reno 4,dua-duanya unik. Warna Space Black memiliki “ukiran” logo Oppo seperti pada produk fashion yang sedang hype. Adapun warna Galactic Blue, menurut saya cukup elegan dan bisa memuaskan semua orang. Misalnya, mereka yang tidak terlalu suka dengan warna yang terlalu menonjol seperti Oppo A92. Galactic Blue di Oppo Reno 4 lebih kalem. Tapi tetap kelihatan elegan.
Saya suka bagaimana Oppo masih berupaya mempertahankan selot 3.5 mm di bodi Oppo Reno 4 yang sudah sangat tipis itu. Silahkan di debat, tapi bagi saya selot 3.5 mm tidak tergantikan denganUSB Type-C. Di Oppo Reno 4, saya bisa mendengarkan musik sambil tetap mengisi daya. Apalagi, Oppo juga menyediakan headset dalam dus pembelian.
BACA JUGA:Simak Kilas Balik Perjalanan Oppo Reno di Indonesia.
Kamera selfie dual punch-hole (32 MP dan AON Smart Sensor) di pojok kiri layar, saya akui sedikit mengganggu saat bermain gim atau menonton Netflix. Tapi, masih saya maafkansebab ada fungsi krusial di kamera depan yang tidak dimiliki ponsel lain. Yaknifungsi stabiliser atau penstabil video. Biasanya penstabil video hanya ada di kamera belakang. Oppo merancangnya di kamera depan. Keren.
Lihat Juga :