Penyebab Kera Terbesar Gigantopithecus Blacki Punah dari Bumi

Kamis, 11 Januari 2024 - 21:51 WIB
loading...
Penyebab Kera Terbesar...
Penyebab Gigantopithecus Blacki dari bumi. FOTO/ IFL
A A A
BEIJING - Kera terbesar yang pernah berkeliaran di Bumi adalah Gigantopithecus Blacki, yang hidup di Asia Tenggara sekitar 2 juta hingga 100.000 tahun yang lalu. Tingginya bisa mencapai 3 meter dan beratnya bisa mencapai 600 kilogram.

BACA JUGA - Jejak Monyet Setinggi 3 Meter Ditemukan, Keberadaan Kera Misterius di Kalimantan Terungkap!

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah berdebat tentang apa yang menyebabkan kepunahan Gigantopithecus. Beberapa teori yang diajukan termasuk perubahan iklim, persaingan dari spesies kera lainnya, atau perburuan oleh manusia.

Sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution memberikan bukti baru yang mendukung teori perburuan. Penelitian tersebut menganalisis fosil Gigantopithecus yang ditemukan di China, Indonesia, dan Vietnam.

Para peneliti menemukan bahwa fosil-fosil tersebut menunjukkan bukti trauma akibat senjata tajam. Mereka juga menemukan bahwa fosil-fosil tersebut lebih sering ditemukan di dekat situs-situs manusia purba.

Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia purba mungkin berperan dalam kepunahan Gigantopithecus. Manusia purba mungkin berburu Gigantopithecus untuk dagingnya atau untuk melindungi wilayahnya.

Namun, penelitian ini tidak dapat membuktikan secara pasti bahwa manusia purba adalah penyebab kepunahan Gigantopithecus. Masih mungkin bahwa faktor-faktor lain, seperti perubahan iklim, juga berperan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Peugeot Memperkenalkan...
Peugeot Memperkenalkan Mesin Bensin Turbo 100 Baru
Rekomendasi
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved