Terkuak, Misteri Fenomena Langit Spiral di Hawaii
Kamis, 11 Januari 2024 - 09:16 WIB
loading...
Fenomena langit spiral terjadi setelah roket Falcon 9 milik SpaceX diluncurkan dan menghasilkan pola spiral di langit Hawaii. (Foto: Essanews)
A
A
A
JAKARTA - Jejak asap roket di langit terkadang membuat pola menarik untuk diamati. Seperti Falcon Heavy milik SpaceX yang meninggalkan jejak fenomena langit spiral di Hawaii.
Peristiwa menakjubkan ini direkam oleh perusahaan Jepang, Subaru, yang beroperasi di bawah Observatorium Astronomi Nasional Jepang. Fenomena langit spiral ini terjadi setelah roket Falcon 9 milik SpaceX diluncurkan dari pelabuhan antariksa Amerika di Cape Canaveral, Florida, dan menghasilkan pola spiral di langit Hawaii.
Melansir laman Essanews, Kamis (11/1/2024) ilmuwan Scott Tilly menjelaskan bahwa jejak spiral tadi terlihat tepat di titik roket Falcon 9 beberapa menit setelah diluncurkan.
Spiral ini kemungkinan besar muncul di langit karena roket membuang bahan bakar yang tidak terpakai. Para ahli menyoroti bahwa pertunjukan langit ini bukan yang pertama kali terjadi setelah peluncuran roket SpaceX.
Baca Juga: Inilah Fenomena Langit Nebula yang Diabadikan Astronom Indonesia
Fenomena ini sebelumnya telah diamati di Selandia Baru. Para ilmuwan juga menyebutkan bahwa Falcon 9 meninggalkan spiral di belakangnya dan pola lain seperti ubur-ubur antariksa yang terlihat di langit sebelum matahari terbit di pantai Florida.
Pada Minggu (7/1/2024) perusahaan antariksa Amerika SpaceX milik Elon Musk memfasilitasi peluncuran roket Falcon Heavy sebagai bagian dari misi antariksa kelima USSF-67. Misinya membawa dua sistem satelit militer.
Peristiwa menakjubkan ini direkam oleh perusahaan Jepang, Subaru, yang beroperasi di bawah Observatorium Astronomi Nasional Jepang. Fenomena langit spiral ini terjadi setelah roket Falcon 9 milik SpaceX diluncurkan dari pelabuhan antariksa Amerika di Cape Canaveral, Florida, dan menghasilkan pola spiral di langit Hawaii.
Melansir laman Essanews, Kamis (11/1/2024) ilmuwan Scott Tilly menjelaskan bahwa jejak spiral tadi terlihat tepat di titik roket Falcon 9 beberapa menit setelah diluncurkan.
Spiral ini kemungkinan besar muncul di langit karena roket membuang bahan bakar yang tidak terpakai. Para ahli menyoroti bahwa pertunjukan langit ini bukan yang pertama kali terjadi setelah peluncuran roket SpaceX.
Baca Juga: Inilah Fenomena Langit Nebula yang Diabadikan Astronom Indonesia
Fenomena ini sebelumnya telah diamati di Selandia Baru. Para ilmuwan juga menyebutkan bahwa Falcon 9 meninggalkan spiral di belakangnya dan pola lain seperti ubur-ubur antariksa yang terlihat di langit sebelum matahari terbit di pantai Florida.
Pada Minggu (7/1/2024) perusahaan antariksa Amerika SpaceX milik Elon Musk memfasilitasi peluncuran roket Falcon Heavy sebagai bagian dari misi antariksa kelima USSF-67. Misinya membawa dua sistem satelit militer.
Lihat Juga :