Peregrine Gagal Mendarat di Bulan, Karma Suku Navajo?

Rabu, 10 Januari 2024 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Griffin adalah pendarat robotik yang lebih besar yang dijadwalkan diluncurkan menuju bulan akhir tahun ini menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy. Griffin akan mengirimkan rover penjelajah es NASA, VIPER, ke daerah kutub selatan bulan, jika semuanya berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Suku Navajo Menentang Penerbangan Sisa Kremasi Manusia ke Bulan

Peregrine membawa lima instrumen ilmiah untuk NASA dalam misi saat ini, melalui program Commercial Lunar Payload Services (CLPS) agensi tersebut. Alat ini dirancang untuk mempelajari lingkungan radiasi bulan dan mencari es air di dekat lokasi pendaratan, antara tujuan lainnya.

Peregrine juga membawa 15 muatan lain untuk berbagai pelanggan, termasuk perusahaan pemakaman antariksa Celestis, yang kapsul kenangan bulannya menimbulkan protes dari Navajo Nation.

Astrobotic bertujuan menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil mendaratkan probe dengan lembut di bulan . Penghargaan tersebut sekarang dapat diberikan kepada Intuitive Machines yang berbasis di Houston, yang berencana meluncurkan pendarat Nova-C mereka bulan depan menggunakan roket SpaceX Falcon 9. Seperti Peregrine, Nova-C merupakan bagian dari program CLPS dan akan membawa beberapa peralatan ilmiah NASA.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi Ini yang Terjadi pada Waktu dalam Sehari
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
Elon Musk Berencana...
Elon Musk Berencana Bangun Kota di Bulan yang Tumbuh Sendiri
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Rekomendasi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved