Spesifikasi Sky Dew, Balon Mata-Mata Canggih Israel

Rabu, 10 Januari 2024 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Penggunaan militer balon observasi ini bermula pada 1794 dalam Pertempuran Fleurus di Belgia. Tanpa radar atau kamera, orang Prancis menggunakan pengamat manusia di dalam balon untuk mengumpulkan intelijen udara, membantu mereka memenangkan pertempuran. Namun, Napoleon kemudian membubarkan korps balon militer Prancis.

Sejak tahun 1950-an, Amerika Serikat telah mengoperasikan pesawat pembawa radar untuk deteksi target udara, seperti AWACS. Pesawat ini dapat mendeteksi segala sesuatu yang terbang di area tersebut dan telah menjadi kunci dalam membimbing pilot ke target musuh.

Baca Juga: Spesifikasi Ofek 13, Satelit Mata-Mata Israel Paling Canggih Sepanjang Sejarah

Israel tidak dapat membeli AWACS yang mahal dari AS. Pada akhir tahun 1970-an, Israel membeli tiga pesawat Hawkeye yang lebih kecil dan lebih murah untuk Angkatan Udara, yang masih digunakan hingga hari ini. Angkatan Udara sekarang juga memiliki pesawat Nachshon, yang dikembangkan oleh IAI berdasarkan jet bisnis Amerika Gulfstream.

Radar pada pesawat ini lebih canggih daripada AWACS, dengan kemampuan deteksi yang lebih baik dan tahan terhadap gangguan. Perbedaan signifikan terletak pada biaya jam terbangnya, yang membantu anggaran pertahanan. Teknologi ini telah dijual ke negara-negara seperti Italia dan Korea Selatan, dengan setiap pesawat biayanya lebih dari 200 juta dollar AS atau sekira Rp 3,2 miliar.

Namun, keberadaan Nachshon tidak menghilangkan kebutuhan terhadap balon observasi pembawa radar. Meskipun tidak dapat naik ke ketinggian ekstrem atau menemani pesawat tempur ke target seperti Iran, balon ini memiliki satu keuntungan utama, yakni dapat tetap dalam pengawasan selama berminggu-minggu tanpa perlu bahan bakar atau penggantian kru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Iran, Hizbullah...
Belajar dari Iran, Hizbullah Ciptakan Drone Murah untuk Serang Israel
Perang Usai, Krisis...
Perang Usai, Krisis Baru Dimulai: Raksasa Teknologi Microsoft hingga Intel Hadapi Gelombang Relokasi Pegawai Israel
Langgar Hukum Internasional,...
Langgar Hukum Internasional, Berapa Kali Israel Memakai Bom Fosfor Putih dalam Perang?
Berapa Jumlah Orang...
Berapa Jumlah Orang Yahudi di Dunia? Lengkap dengan Persebarannya
Imbas Serangan Israel,...
Imbas Serangan Israel, Emirates Larang Penumpang Bawa Pager dan Walkie-Talkie
Intip Spesifikasi Rudal...
Intip Spesifikasi Rudal Fattah Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved