Ukir Sejarah, Turki Segera Luncurkan Pesawat Berawak ke Luar Angkasa
Sabtu, 06 Januari 2024 - 15:08 WIB
loading...
Kolonel Alper Gezeravci bersama awak Misi Axiom 3 (Ax-3) akan menuju Stasiun Antariksa Internasional. (Foto: AA)
A
A
A
JAKARTA - Turki akan mencatatkan sejarah baru dengan mengirim pesawat berawak ke Stasiun Antariksa Internasional pada 18 Januari 2024. Pesawat Ax-3 akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Kennedy Space Center NASA di Florida.
"Misi bersejarah ini akan menjadi sumber inspirasi besar bagi generasi mendatang serta menjadi tonggak penting dalam studi ilmu antariksa Turki," kata Menteri Industri dan Teknologi Turki, Mehmet Fatih Kacır di platform X, dilansir dari Daily Sabah, Sabtu (6/1/2024).
Kacir menggarisbawahi bahwa misi ini memiliki signifikansi besar dalam ranah kecerdasan buatan. Dia menjelaskan fokus utama misi ini adalah memanfaatkan potensi big data untuk menghasilkan nilai, dengan memberikan dukungan kepada proyek-proyek yang bertujuan untuk memajukan produk dan layanan inovatif di berbagai sektor, termasuk pertanian, energi, kesehatan, dan transportasi.
Selain itu, Kacır menekankan prioritas kerja sama antara universitas dan entitas dari sektor swasta, termasuk startup teknologi, perusahaan, dan korporasi besar.
Baca Juga: Koki Turki Coba Kirim Kebab Spesial ke Luar Angkasa
"Untuk mencapai tujuan ini, kami secara aktif mempromosikan Panggilan Ekosistem Kecerdasan Buatan TÜBİTAK. TÜBİTAK akan memberikan kontribusi lebih dari satu juta TL dalam inisiatif ini,” ujarnya.
Awak Ax-3 yang dipimpin Kolonel Alper Gezeravci akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Kennedy Space Center NASA di Florida. Diperkirakan awak tersebut akan bersandar di Stasiun Antariksa Internasional pada 19 Januari pukul 13.15.
"Misi bersejarah ini akan menjadi sumber inspirasi besar bagi generasi mendatang serta menjadi tonggak penting dalam studi ilmu antariksa Turki," kata Menteri Industri dan Teknologi Turki, Mehmet Fatih Kacır di platform X, dilansir dari Daily Sabah, Sabtu (6/1/2024).
Kacir menggarisbawahi bahwa misi ini memiliki signifikansi besar dalam ranah kecerdasan buatan. Dia menjelaskan fokus utama misi ini adalah memanfaatkan potensi big data untuk menghasilkan nilai, dengan memberikan dukungan kepada proyek-proyek yang bertujuan untuk memajukan produk dan layanan inovatif di berbagai sektor, termasuk pertanian, energi, kesehatan, dan transportasi.
Selain itu, Kacır menekankan prioritas kerja sama antara universitas dan entitas dari sektor swasta, termasuk startup teknologi, perusahaan, dan korporasi besar.
Baca Juga: Koki Turki Coba Kirim Kebab Spesial ke Luar Angkasa
"Untuk mencapai tujuan ini, kami secara aktif mempromosikan Panggilan Ekosistem Kecerdasan Buatan TÜBİTAK. TÜBİTAK akan memberikan kontribusi lebih dari satu juta TL dalam inisiatif ini,” ujarnya.
Awak Ax-3 yang dipimpin Kolonel Alper Gezeravci akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Kennedy Space Center NASA di Florida. Diperkirakan awak tersebut akan bersandar di Stasiun Antariksa Internasional pada 19 Januari pukul 13.15.
Lihat Juga :