LG Luncurkan Agen AI, Robot dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

Rabu, 03 Januari 2024 - 19:09 WIB
loading...
LG Luncurkan Agen AI, Robot dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
Produsen elektronik Korea Selatan LG meluncurkan robot dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang diberi nama Agen AI. Foto/qrcodepress
A A A
SEOUL - Produsen elektronik Korea Selatan LG meluncurkan robot dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang diberi nama Agen AI. Robot ini dirancang untuk memantau rumah hingga melakukan analisis suasana hati seseorang.

LG pertama kali mengumumkan robot Agen AI menjelang CES 2024 dan menyebutnya sebagai manajer dan pendamping rumah yang serba bisa. Robot kecerdasan buatan ini terutama dirancang untuk pemantauan rumah dan hewan peliharaan, tetapi juga memiliki fitur lain.

Menurut LG, robot Agen AI sangat ekspresif dan mampu berinteraksi dengan penggunanya melalui pengenalan gambar dan perintah suara. Untuk berfungsi dengan cara ini, Agen AI memiliki speaker dan kamera.



Komponen tersebut juga memungkinkan gadget AI menyapa pengguna dengan memutar musik sesampainya di rumah. Pemilihan musik akan didasarkan pada analisis suasana hati individu saat tiba di rumah.

Menariknya, Agen AI berjalan dengan dua kaki. Saat beroperasi, bergerak menggunakan “dua kaki” dengan roda. Hal ini membuatnya lebih terlihat seperti robot tradisional dibandingkan banyak perangkat lain yang telah dikembangkan hingga saat ini.

Robot kecerdasan buatan juga akan mampu mengendalikan sejumlah perangkat rumah pintar. Sebagai “hub rumah pintar yang bergerak”, seperti yang dijelaskan oleh LG, robot AI ini juga akan dapat terhubung ke perangkat pintar di seluruh rumah dan dapat mengontrolnya.

“Robot ini menghubungkan dan mengontrol peralatan rumah pintar dan perangkat IoT,” keterangan deskripsi dari LG dikutip SINDOnews dari laman qrcodepress, Rabu (3/1/2024).



Reaksi awal terhadap peluncuran perangkat ini beragam. Meskipun ada yang menganggapnya lucu dan menarik, ada pula yang menganggapnya menyeramkan dan distopia.

Hal yang belum jelas adalah mengapa hub untuk perangkat pintar di seluruh rumah harus bisa dibawa bepergian. Keuntungan dari mobilitas independen perangkat kecerdasan buatan belum dijelaskan.

Meskipun demikian, beberapa tanggapan terhadap robot tersebut menunjukkan dapat menimbulkan masalah bagi pemilik hewan peliharaan. Termasuk mengalami masalah dalam menjaga efektivitasnya jika gadget tersebut terbalik karena alasan tertentu.

Namun, penting untuk diingat bahwa robot kecerdasan buatan ini merupakan produk yang diperkenalkan di CES. Banyak gadget dan teknologi yang dipamerkan selama acara ini tidak pernah dirilis ke publik atau mengalami banyak perubahan sebelum dirilis.
(wib)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.5279 seconds (0.1#10.140)