Pakar Sebut Perlu Regulasi Platform OTT Agar Industri Komunikasi Tetap Sehat

Rabu, 27 Desember 2023 - 19:50 WIB
loading...
Pakar Sebut Perlu Regulasi...
Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Mastel, Sigit Puspito Wigati Jarot mengatakan, pemerintah Indonesia perlu membuat regulasi platform over the top (OTT) agar industri komunikasi tetap sehat. Foto/Tangguh Yudha
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Mastel, Sigit Puspito Wigati Jarot mengatakan, pemerintah Indonesia perlu membuat regulasi platform over the top (OTT) secara lebih ketat. Jika dibiarkan terlalu lama, ketimpangan pendapatan antara OTT dengan operator seluler akan menyebabkan industri telekomunikasi tidak sehat.

Sigit menjelaskan, platform OTT saat ini berhasil memperoleh pendapatan jauh lebih besar dibanding para operator seluler. Padahal, OTT bisa beroperasi dengan lancar di Tanah Air berkat peran operator telekomunikasi.

“Pada tahun 2021 perusahaan telekomunikasi hanya mendapat USD702 miliar, sedangkan OTT USD753 miliar. Prediksinya pendapatan OTT akan terus naik ke depannya,” ungkap Sigit dalam acara diskusi Selular Business Forum atau SBF 2023 di Jakarta, Rabu (27/12/2023).

Baca juga; Konsumen RI Paling Banyak Akses Platform OTT Selama Pandemi

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi berpendapat, harus ada sumbangsih OTT untuk membantu operator telekomunikasi membangun infrastruktur digital di Indonesia. Sumbangsih itu bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu bisa dengan pajak digital hingga penerimaan negara bukan pajak atau PNBP.

Dia menambahkan Indonesia bisa belajar dari negara lain yang telah menerapkan digital services tax. “Penerapan digital services tax (DTS) bisa belajar dari Prancis, Italia, Portugal, Spanyol, Turki, dan Inggris, meskipun strukturalnya berbeda-beda,” sambung Heru.

Sementara itu, Pengamat Telekomunikasi, Kamilov Sagala menilai pemerintah harus segera membuat regulasi terkait OTT. Dia menilai penting bagi OTT bisa turut mengambil beban universal service obligation (USO).

Baca juga; Platform Digital Diyakini Mampu Kembangkan Bisnis UMKM

Kemudian turut membayar biaya yang setara dengan biaya hak penyelenggara (BHP), membantu masyarakat yang dimarginalkan melalui CSR, hingga memperkuat kerja sama dengan operator. “Bayangkan jika OTT mampu membantu membuat infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), maka masyarakat pendapatannya juga semakin meningkat," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan XL Ultra 5G+,...
Hadirkan XL Ultra 5G+, XLSmart Operasikan 1.000 BTS di Surabaya
Ramadan dan Idul Fitri...
Ramadan dan Idul Fitri 2025: Lonjakan Trafik Data Komunikasi Nasional Diprediksi Tembus 14,6 Persen!
Menjelajahi Labirin...
Menjelajahi Labirin Regulasi AI: Mampukah Indonesia Berlari Secepat DeepSeek?
Raline Shah Dilantik...
Raline Shah Dilantik Jadi Staf Khusus Komdigi, Fifi Aleyda Yahya Jadi Dirjen Komunikasi
Smartfren Catatkan 35,9...
Smartfren Catatkan 35,9 Juta Pelanggan, Bagaimana Nasibnya Pasca Merger?
Bisa Membunuh, IRGC...
Bisa Membunuh, IRGC Larang Penggunaan Semua Perangkat Komunikasi
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Kamar Dagang China Surati...
Kamar Dagang China Surati Prabowo, Minta Perbaikan Lingkungan Bisnis di Indonesia
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Infografis
4 Cara Memasak Telur...
4 Cara Memasak Telur yang Sehat, Nutrisi tetap Terjaga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved