6 Misteri di Dunia yang Berhasil Dipecahkan Ilmuwan, Salah Satunya Menggunakan AI

Sabtu, 23 Desember 2023 - 20:14 WIB
loading...
A A A
Dia termasuk dalam kelompok yang dikenal sebagai Ancient North Eurasians, yang memiliki hubungan genetik dengan orang-orang Amerika pertama. DNA manusia kemungkinan tetap terawet dalam liontin dari tulang rusa karena pori-porinya, dan oleh karena itu lebih mungkin mempertahankan materi genetik yang ada dalam sel-sel kulit, keringat, dan cairan tubuh lainnya.

Belum diketahui mengapa liontin gigi rusa tersebut mengandung sejumlah besar DNA wanita kuno itu “Mungkin liontin itu sangat disukai dan dipakai dekat dengan kulit untuk waktu yang sangat lama,” kata Elena Essel, seorang biolog molekuler di Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusioner di Leipzig, Jerman, yang mengembangkan teknik baru untuk mengekstrak DNA.

Baca Juga: Terungkap, Misteri di Balik Sungai Terhitam di Dunia

5. Naskah kuno yang rusak diuraikan oleh AI


Sebanyak 1.100 gulungan dihancurkan menjadi abu selama letusan Vesuvius yang terkenal 2.000 tahun lalu. Pada abad ke-18, beberapa penggali mengambil kembali harta besar itu dari lumpur vulkanik.
Koleksi tersebut, dikenal sebagai Gulungan Herculaneum, merupakan perpustakaan terbesar yang diketahui dari zaman kuno, tetapi isi dokumen yang rapuh itu tetap menjadi misteri sampai seorang mahasiswa ilmu komputer dari University of Nebraska memenangkan kontes ilmiah awal tahun ini.

Dengan bantuan kecerdasan buatan dan pencitraan oleh tomografi komputer, Luke Farritor berhasil mendekripsi kata yang ditulis dalam bahasa Yunani kuno pada salah satu gulungan yang menghitam. Farritor diberikan USD40.000 untuk mendekripsi kata "πορφυρας" atau "porphyras," yang merupakan kata Yunani untuk warna ungu. Para peneliti berharap tidak lama lagi seluruh gulungan dapat diuraikan menggunakan teknik ini.

6. Bahan pembuat mumi


Dari fragmen-fragmen pot bekas di sebuah bengkel pengawetan jenazah, ilmuwan telah menemukan beberapa zat dan campuran yang digunakan orang Mesir kuno untuk mengawetkan mayat.

Dengan menganalisis kimia residu organik yang tertinggal di wadah, para peneliti menentukan orang Mesir kuno menggunakan berbagai zat untuk mengurapi tubuh setelah kematian, mengurangi bau tidak sedap, dan melindunginya dari jamur, bakteri, dan pembusukan. Bahan yang diidentifikasi termasuk minyak tumbuhan seperti juniper, cypress, dan cedar, serta resin dari pohon pistachio, lemak hewan, dan lilin lebah.

Sementara para sarjana sebelumnya telah mempelajari nama-nama zat yang digunakan untuk mengawetkan mayat dari teks-teks Mesir, mereka - sampai akhir-akhir ini - hanya bisa menebak apa yang sebenarnya dimaksud dengan senyawa dan bahan tersebut. Bahan-bahan yang digunakan di bengkel tersebut bervariasi dan berasal tidak hanya dari Mesir, tetapi juga dari tempat yang jauh , menunjukkan pertukaran barang secara internasional.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Benda Berusia 40.000...
Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved