Mungkin Ini Alasan Donald Trump Larang Aplikasi Buatan China

Minggu, 09 Agustus 2020 - 19:24 WIB
loading...
A A A
Itu adalah jumlah yang sangat besar untuk sebuah aplikasi. Selain itu, Tencent juga terhubung dengan merek hiburan besar Amerika lainnya. Tencent memiliki saham di Riot Games, video game populer "League of Legends", PUBG Mobile, dan memiliki saham besar di Epic Games, perusahaan di balik raksasa video game Fortnite.

Bagaimana Pengaruhnya?
Dari perspektif orang biasa, alasan pertama Pemerintahan Trump akan melarang aplikasi ini ialah untuk menyebarkan ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan, awal pekan ini, bahwa pemerintah ingin melihat semua aplikasi China yang tidak tepercaya dihapus dari App Store AS. Menurut Para ahli, pengungkapan urutan ini meragukan, dan melarang "transaksi apa pun" di luar AS baik dengan Tencent atau ByteDance. Meskipun tidak jelas bagaimana larangan ini akan memengaruhi aset dan mitra Tencent lainnya, publik harus menunggu hingga larangan tersebut diberlakukan dalam waktu sekitar 45 hari.

Menurut dua pejabat Gedung Putih yang meminta untuk merahasiakan identitas mereka, larangan itu dilakukan karena kekhawatiran tentang pengumpulan data pengguna AS dan dendam lama terhadap strategi bisnis China. Trump telah menargetkan TikTok sejak lama, tapi pertempuran melawan WeChat adalah tindakan yang tiba-tiba.

Namun situasi sebenarnya jauh lebih rumit dari yang terlihat. Para pejabat ini mengatakan bahwa ketidakpuasan Trump dengan pandemik virus corona baru di Amerika Serikat dan China juga menjadi alasan tindakannya.

Ketika Trump menyalahkan China atas pandemik yang melanda dunia dan mempertanyakan apakah para pemimpin China berniat untuk mengendalikan pandemi dan menyebarkan bencana ekonomi ke negara lain, dia juga marah dengan China secara pribadi, menuduh China merusak peluangnya untuk terpilih kembali dan menyatakan tidak berniat mencapai kesepakatan perdagangan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Berita Terkini
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved