Mengenal JT-60SA, Matahari Buatan Jepang yang Menggemparkan

Jum'at, 15 Desember 2023 - 13:33 WIB
loading...
Mengenal JT-60SA, Matahari...
Matahari buatan Jepang bertujuan untuk menyelidiki kelayakan fusi sebagai sumber energi bersih yang aman dan bebas karbon. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Matahari buatan Jepang merupakan sebutan untuk reaktor fusi nuklir JT-60SA. Dikatakan sebagai reaktor fusi nuklir eksperimental terbesar di dunia, teknologi tersebut telah diresmikan di Jepang, Jumat (1/12/2023).

Pada pengembangannya, JT-60SA masih dalam tahap awal. Nantinya, teknologi ini diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan energi bersih di masa depan.

Lebih jauh, apa itu sebenarnya JT-60SA yang disebut sebagai matahari buatan Jepang? Simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Matahari Buatan Jepang JT-60SA?


Reaktor JT-60SA ditujukan untuk menyelidiki kelayakan fusi sebagai sumber energi bersih yang aman dan bebas karbon. Mesin setinggi enam lantai itu berada di Naka, utara Tokyo, terdiri dari wadah ‘tokamak’ berbentuk menyerupai donat dan berisi plasma berputar yang dipanaskan hingga 200 juta derajat Celcius.

Baca Juga Arkeolog Pecahkan Misteri Bayi yang Dikubur Bersama Nenek Buyutnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Populasi Menyusut 15...
Populasi Menyusut 15 Juta Jiwa, Bertahan Hidupnya Industri Jepang Kini Bergantung Pada Robot
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Jepang Luncurkan Mesin...
Jepang Luncurkan Mesin Cuci Manusia dan Siap Dijual Bebas
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Rekomendasi
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved